Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turut Berduka Cita. Pelajar 16 Tahun Tewas Akibat Kecelakaan di Buleleng Bali

Francelino Junior • Minggu, 15 Februari 2026 | 15:16 WIB

 

CEK TKP: Polisi mendatangi TKP peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.
CEK TKP: Polisi mendatangi TKP peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk, tepatnya di KM 34. 

Tepatnya terjadi di wilayah Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. 

Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan seorang pelajar, 16, meninggal dunia.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Gerokgak, Kompol Made Derawi, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Laporan kecelakaan diterima pihaknya sekitar pukul 20.10 WITA dan personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung ke TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat saksi, serta mengevakuasi korban,” jelasnya.

Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario DK 5886 VN dan Honda Scoopy DK 6644 VY.

Pengendara Honda Vario diketahui berinisial MAS, 16, pelajar asal Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. Saat kejadian, korban datang dari arah Seririt menuju ke Gilimanuk. 

Namun setibanya di lokasi, korban diduga mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga bersenggolan dengan Honda Scoopy yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat benturan tersebut, pengendara Vario mengalami cedera kepala berat. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WITA.

Sementara itu, pengendara Honda Scoopy, Komang Widana, 47, buruh harian lepas asal Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, mengalami sejumlah luka lecet dan robek pada bagian kaki serta tangan. Korban menjalani perawatan di Puskesmas Gerokgak I dan diperbolehkan rawat jalan.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pengendara diketahui tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM C. Meski demikian, keduanya membawa STNK kendaraan.

“Dugaan sementara kecelakaan terjadi karena kelalaian dan kurang hati-hatinya pengendara Honda Vario yang mengambil jalur terlalu ke kanan,” terang Kompol Made Derawi.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia, satu orang luka ringan, dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 1 juta.

Pihak kepolisian menghimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar selalu menggunakan helm, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #tkp #sepeda motor #helm #pelajar #gerokgak #insiden #honda vario #kecelakaan #lalu lintas #Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk #gilimanuk #Pengulon #Honda Scoopy #sim c #seririt #buleleng