Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Geger Penemuan Mayat di Kos Pejarakan Buleleng. Ditemukan dalam Kondisi Sudah Membusuk

Francelino Junior • Selasa, 26 Mei 2026 | 04:12 WIB
OLAH TKP: Aparat kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada Senin (25/5/2026). (Polres Buleleng)
OLAH TKP: Aparat kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada Senin (25/5/2026). (Polres Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Warga Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah rumah kos pada Senin (25/5/2026) pagi. 

Pria yang ditemukan meninggal itu diketahui bernama Muh. Ardiansyah Idul Manzil, 36, asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Korban selama ini tinggal di sebuah rumah kos di Banjar Dinas Goris Asri. Informasinya, Ardiansyah sudah sekitar tiga bulan menetap di lokasi tersebut bersama seorang perempuan yang disebut sebagai istrinya. 

Namun, perempuan itu dikabarkan telah pulang kampung ke Pulau Jawa sekitar dua bulan lalu.

Penemuan mayat itu bermula saat Luh Sulastri, 54, warga setempat, datang ke rumah kos tersebut untuk membersihkan kamar. 

Saat tiba di depan kamar korban, ia melihat pintu dalam keadaan terbuka. Dari arah dalam kamar juga tercium bau menyengat yang mencurigakan.

Karena penasaran, saksi kemudian mengecek ke dalam kamar dan mendapati korban sudah dalam kondisi terbujur kaku. 

“Dari luar kamar, dilihat korban dalam keadaan terbujur kaku, dengan kepala menghadap ke barat,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Temuan itu membuat saksi panik. Ia kemudian memanggil anaknya untuk memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melapor ke pihak kepolisian. 

Tak berselang lama, personel Polsek Gerokgak tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan area sekitar.

Hasil pemeriksaan awal tim medis dari Puskesmas Gerokgak II menunjukkan kondisi jenazah sudah cukup lama meninggal. 

Pada tubuh korban ditemukan lebam mayat di seluruh bagian tubuh, kondisi tubuh sudah kaku, bahkan mulai mengalami pembusukan. Belatung juga ditemukan pada jari tangan kanan korban.

Meski demikian, petugas medis tidak menemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi kemudian meminta visum guna memastikan penyebab kematian pria tersebut.

“Keluarga korban belum bisa dihubungi dan untuk sementara mayat korban dititipkan di Kamar Jenazah RSUD Buleleng. Penyebab kematian masih diselidiki,” lanjut Iptu Yohana.

Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar, termasuk menelusuri aktivitas korban sehari-hari. 

Sebab selama tinggal di lingkungan tersebut, korban dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga. Bahkan, menurut keterangan saksi, korban tidak pernah mengeluhkan sakit.

Saksi terakhir kali melihat dan berbincang dengan korban pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. 

Setelah itu, tidak ada lagi warga yang mengetahui keberadaan maupun aktivitas korban hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

 

Editor : Eka Prasetya
#gerokgak #mayat #puskesmas #buleleng #pejarakan