Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Nekat Lakukan Aksi Pembunuhan, Oki dan Intan Ternyata Punya Ilmu Klenik

Francelino Junior • Sabtu, 1 Maret 2025 | 00:26 WIB

 

REKONSTRUKSI: Proses rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tiga orang perempuan. Rekonstruksi dilakukan di Polres Buleleng.
REKONSTRUKSI: Proses rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tiga orang perempuan. Rekonstruksi dilakukan di Polres Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembuangan jenazah yang terjadi di Desa Pancasari, Buleleng.

Polisi masih mendalami fakta-fakta baru terkait peristiwa tersebut. Apalagi kasus pembunuhan dilakukan secara sadis oleh para wanita.

Penyidik Polres Buleleng telah melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap  I Pande Gede Putra Palguna alias Pande alias Dede, 53, kemarin (28/2/2025).

Dalam proses rekonstruksi itu, ketiga tersangka turut dihadirkan untuk memperjelas kasus.

Berdasarkan informasi kepolisian, tersangka Oky dan Intan diminta bantuan oleh Leni untuk mencari tahu keberadaan korban Pande. Sebab Oky diketahui memiliki ilmu tarot, sedangkan Intan memiliki ilmu fengshui. Sehingga korban mau datang dan ”menyerahkan diri”.

Mereka adalah Ida Ayu Oka Suryani Mantra alias Oki, 38; Intan Oktavia Puspitarini alias Intan alias Oca, 38; dan I Gusti Ayu Leni Yuliastari alias Leni, 57.

Dalam rekonstruksi, adegan-adegan penting diperagakan. Mulai sebelum kejadian, sesaat maupun, setelah kejadian.

Baik itu pertemuan antara tersangka dan korban hingga pembuangan mayat di wilayah Desa Pancasari.

Dalam proses rekonstruksi, tersangka Oki dan Intan tampak beberapa kali berdebat, mengenai adegan penyiksaan yang mereka lakukan. 

Maklum saja, mereka melakukan penyiksaan cukup lama. Yakni sejak 20 Januari 2025 sampai 2 Februari 2025. Penyiksaan yang panjang, membuat korbannya tewas.

Uniknya lagi dalam proses rekonstruksi, tersangka Oki dan Intan disebut memiliki ilmu klenik untuk menarik korban menyerahkan diri.

Oki memiliki ilmu membaca kartu tarot, sedangkan Intan memiliki kemampuan Feng Shui. Kedua ilmu itu digunakan untuk mencari tahu keberadaan.

Meski begitu, polisi tidak serta merta memasukan keterangan tersebut ke dalam penyidikan, sebab kebenarannya yang sulit dibuktikan. 

Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan, proses rekonstruksi akan menjadi salah satu acuan dalam proses pemberkasan.

”Rekonstruksi ini untuk penyempurnaan proses penyidikan dan penyamaan persepsi dengan JPU yang menangani. Kami juga hadirkan alat bukti yang relevan, agar kronologis makin terang dan ungkap kebenaran sesungguhnya,” tegas Widwan.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah I Pande Gede Putra Palguna alias Pande alias Dede, ditemukan di pinggir Jalan Raya Denpasar-Singaraja pada Senin (3/2/2025).

Belakangan korban diketahui korban pembunuhan yang dilakukan oleh tiga orang perempuan.

Para pelakunya adalah Ida Ayu Oka Suryani Mantra alias Oki, 38; Intan Oktavia Puspitarini alias Intan alias Oca, 38; dan I Gusti Ayu Leni Yuliastari alias Leni, 57.

Ketiga tersangka ditangkap pada Sabtu (8/2/2025). Motifnya adalah sakit hati para pelaku terhadap korban, akibat masalah hutang. Sebab korban memiliki hutang sebesar Rp 5,46 miliar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#rekonstruksi #klenik #pembunuhan #buleleng