Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Aksi Jambret di Jalan Raya Denpasar-Singaraja Semakin Meresahkan. Ibu Rumah Tangga Nyaris jadi Korban

Juliadi Radar Bali • Senin, 19 Mei 2025 | 20:36 WIB

 

Ilustrasi jambret
Ilustrasi jambret

RadarBuleleng.id – Aksi penjambretan kembali terjadi di Bali. Kali ini, seorang ibu rumah tangga nyaris menjadi korban aksi jambret.

Korbannya adalah Ni Ketut Sunari, 60, warga Banjar Abian Luwang, Desa Baturiri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Perhiasan miliknya hampir saja dibawa kabur jambret, saat ia melintas di Jalan Raya Denpasar-Singaraja.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu pagi (17/5/2025) sekitar pukul 07.30 Wita. Saat itu dia berkendara seorang diri. Korban baru saja kembali dari gudang miliknya.

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh. Taufik Effendi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum aksi penjambretan terjadi, korban sempat melihat seorang pria tak dikenal berhenti di depan gudangnya. 

"Pelaku mengendarai motor Honda Beat warna hijau, mengenakan jaket kulit hitam, celana biru, dan helm. Saat ditanya, pelaku mengaku motornya mogok," terang AKP Taufik.

Baca Juga: Polisi Tangkap Warga Madura di Denpasar. Ternyata Spesialis Jambret di Bali

Namun setelah korban berjalan pulang, tepat di bawah pohon bambu di pinggir jalan, pelaku justru beraksi. 

Pelaku berusaha menarik kalung emas yang dikenakan korban dari belakang. Tarikan itu membuat kalung korban putus dan bajunya sobek.

Beruntung, korban berhasil mempertahankan kalungnya setelah refleks menahan dan melawan pelaku. 

Gagal mendapatkan barang incarannya, pelaku langsung kabur ke arah utara menuju arah Buleleng.

"Korban selamat dan tidak kehilangan barang, tapi tentu saja kejadian ini sangat mengejutkan. Saat ini kami masih lakukan penyelidikan," tegas AKP Taufik.

Pihak kepolisian menghimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih waspada saat bepergian, terutama jika mengenakan perhiasan yang mencolok. 

"Kami harap warga tidak memakai perhiasan mencolok saat keluar rumah, demi menghindari menjadi sasaran pelaku kejahatan," tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #warga #jambret #kalung #ibu #perhiasan #pelaku #buleleng