Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pelaku Penusukan di Pelabuhan Tua Buleleng Tak Tersentuh Polisi, Polsek Kota Singaraja Buka Suara

Francelino Junior • Kamis, 26 Juni 2025 | 13:51 WIB

 

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli jelaskan perkembangan penusukan di Pelabuhan Tua Buleleng.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli jelaskan perkembangan penusukan di Pelabuhan Tua Buleleng.

Radarbuleleng.jawapos.com- Polisi kini tengah memburu pelaku penusukan terhadap I Gede F Sandy Putra, 21, warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng di objek wisata Pelabuhan Tua Buleleng pada Selasa lalu (24/6) sekitar pukul 15.30 Wita.

Penyelidikan dan penelusuran pun terus diintensifkan, guna mempercepat pengungkapan. Pelaku diketahui lincah bak belut kecemplung oli. Sebab, hingga kini tak tersentuh polisi.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli mengatakan, pihaknya saat ini telah memeriksa tiga orang saksi, mulai dari korban hingga warga yang melerai perkelahian.

Pemeriksaan juga dilakukan kepada masyarakat, yang sempat mendokumentasikan peristiwa yang menghebohkan itu.

”Korban sudah membuat laporan resmi ke Polsek Kota Singaraja. Tentu ini masih penyelidikan. Ada beberapa orang yang sudah dicurigai,” ujarnya pada Rabu (25/6).

Kompol Juli menerangkan, untuk sementara penyebab perkelahian berawal dari kesalahpahaman antara pelaku dan korban di simpang Jalan Diponegoro.

Sempat terjadi saling pandang dan ketersinggungan. Karena saat itu korban hendak ke salah satu bengkel aksesoris motor yang berada di jalan tersebut, maka terjadi komunikasi dan kesepakatan adu jotos di Pelabuhan Tua Buleleng.

Perkelahian itu terjadi spontan tanpa direncanakan. Hingga akhirnya korban harus mendapat luka, sampai darahnya bercucuran deras dari kaki kirinya. Luka itu diketahui berasal dari benda tajam.

”Hanya ketersinggungan, tidak bisa kendalikan emosi, sampai terjadi keributan. Korban sudah kami bawa ke RSUD Buleleng untuk dapat perawatan. Luka ada di bagian kaki kiri,” lanjut Kapolsek Kota Singaraja itu.

Selain memeriksa saksi, Polsek Kota Singaraja juga melakukan pemeriksaan melalui CCTV yang tersedia di jalur-jalur kronologi kejadian, hingga yang ada di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng.

Polisi juga tak menampik ada keterbatasan informasi, guna mengungkap pelaku.

Sebelumnya, terjadi perkelahian remaja di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Selasa (24/6) sekitar pukul 15.30 Wita.

Video perkelahiannya tersebar di grup-grup WhatsApp tanpa narasi. Meski begitu, latar lokasi sangat mencolok terjadi di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng, tepatnya di depan Museum Sunda Kecil. 

Video berdurasi 29 detik itu menampilkan empat orang, terbagi menjadi dua yang sedang bergumul.

Sementara di dekat mereka, tampak tiga sepeda motor yakni Honda Vario, Yamaha Mio, dan Yamaha NMax.

Warga yang berada di sekitar lokasi juga tampak melerai perkelahian itu. Parahnya, salah satu dari mereka sudah dalam kondisi terluka.

Kaki kirinya dipenuhi dengan darah, tampak celana panjangnya juga basah dengan darah.

Polsek Kota Singaraja yang menerima informasi perkelahian, kemudian menerjunkan Tim URC SIGAP bersama, dibantu dengan piket SPKT Polres Buleleng.

Hanya saja saat sampai di lokasi, kondisi sudah sepi. Hanya menyisakan sisa darah di antara paving.***

Editor : Donny Tabelak
#penusukan #Polsek Kota Singaraja #penikaman #pelabuhan tua buleleng