Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sanur Berdarah, Dua Wanita Asal Tiongkok Nyaris Tewas Ditusuk Sesama Turis

Andre Sulla • Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:06 WIB

Radarbuleleng.jawapos.com– Terjadi cekcok mulut sesama turis asal Republik Rakyat Tiongkok akibat salah paham.

Dua wanita masing-masing bernama Zhang Qing, 28, dan Nian Yue, 27, nyaris tewas, akibat ditusuk menggunakan pecahan gelas oleh wisatawan yang juga WNA Tiongkok.

Insiden berdarah ini  berlangsung di The Cameng Restaurant, Jalan Hang Tuah No. 33, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Senin 4 Agustus 2025 sekitar pukul 20.00 WITA.

"Ya, pertikaian sesama turis yang baru saja melakukan perjalanan laut dari Nusa Penida," beber sumber petugas, sembari mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun saat kejadian Zhang Qing dan dan Nian Yue hendak menikmati makan malam di meja nomor satu restoran dan tengah berdiskusi soal menu makanan yang akan dipesan.

Namun, pengunjung lain di meja sebelah, diduga tersinggung karena merasa terganggu dengan suara obrolan mereka.

Pelaku utama perempuan yang diketahui bernama Moo Yon, 29, langsung melontarkan kata-kata makian, mengancam akan memanggil temannya.

Tak lama berselang, datanglah teman pria Ding Yonglong, 33, yang langsung bersikap agresif dan melakukan pelecehan serta penghinaan dua wanita itu.

Kekerasan kemudian tak terhindarkan. Ketika para korban hendak menghubungi pihak kepolisian, ponsel mereka dirampas.

Kemudian pria berambut kuning menendang para korban, menghancurkan piring, dan mengancam akan membunuh korban.

"Ia bahkan menodongkan pecahan gelas ke arah leher para korban," ucap petugas kepolisian mengutip keterangan para saksi, mayoritas karyawan restoran.

Dua wanita itu sempat melakukan perlawanan, namun tetap saja mengalami luka robek terbuka di bagian tangan kanan, luka sayatan di bahu kanan, dan lebam di tulang kering kaki.

Tak hanya itu, dua pelaku lain yang identitasnya belum diketahui karena paspor hilang, juga ikut terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Mereka duduk di meja nomor empat. Beruntung, beberapa pengunjung dan warga sekitar segera datang untuk melerai perkelahian.

Dua orang dilaporkan sempat tergeletak di lantai saat tim BPBD Kota Denpasar.

Dua wanita ini dievakuasi ke RS Sanur International Hospital untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa pecahan gelas yang digunakan untuk menodong korban, serbet yang berlumuran darah, serta sampel darah dari TKP.

“Diduga perkelahian dipicu hal sepele, yakni korban dinilai terlalu berisik oleh pelaku. Mereka saling tidak kenal sebelumnya,” ujar sumber di lingkungan kepolisian.

Terpisah, Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H.,  membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dan saat ini sedang dalam penanganan pihak kepolisian. Mereka sesama rombongan tamu asing diduga saling tidak kenal.

"Sekarang masih dalam menangani. Tetapi tidak ada korban yang meninggal dunia. Motifnya belum tau karena korban belum bisa dimintai keterangan," tutup mantan Kasat Reskrim Polres Karangasem ini.***

Editor : Donny Tabelak
#wna tiongkok #Polsek Denpasar Selatan #turis #sanur #penusukan #wisatawan #penikaman