Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cekcok Gara-Gara Selang Kompor, Pria di Buleleng Nekat Tusuk Ipar Sendiri

Eka Prasetya • Jumat, 3 April 2026 | 10:39 WIB
ilustrasi penusukan
ilustrasi penusukan

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Perselisihan keluarga yang dipicu persoalan sepele berujung aksi penusukan di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. 

Seorang buruh harian lepas mengalami luka sayatan di bagian perut usai diduga ditusuk kakak iparnya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 09.00 WITA di Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk, tepatnya di wilayah Desa Celukan Bawang. Namun peristiwa tersebut baru dilaporkan pada Selasa (31/3/2026).

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari perselisihan kecil.

Yohana mengungkapkan, masalah tersebut terjadi antara korban yang berinisial AH, 37, dengan RMW, 37, yang juga kakak ipar dari AH.

Masalah bermula saat AH mencari selang kompor gas miliknya yang hilang. Setelah sempat menanyakan kepada ibunya, korban kembali mencari di sekitar rombong bekas jualan miliknya, namun tidak ditemukan.

Situasi memanas ketika RMW datang dan meminta korban mengembalikan posisi rombong. Adu mulut pun tak terhindarkan, terlebih AH menuntut penjelasan terkait selang kompor yang hilang.

Dalam kondisi emosi, AH sempat menendang kompor. RMW pun pergi, namun tak lama ia kembali dengan membawa sebilah pisau.

Setibanya di lokasi, RMW langsung mencekik leher korban dengan tangan kiri, sementara tangan kanan memegang pisau dan mengarahkannya ke perut korban. 

Korban AH sempat menahan serangan tersebut, namun akhirnya terkena sayatan di bagian perut kiri.

“Korban mengalami luka sayatan pada bagian perut sebelah kiri dan merasakan nyeri akibat kejadian tersebut,” jelas Yohana.

Perkelahian berhasil dilerai warga yang datang ke lokasi. Korban kemudian dilarikan oleh keluarga untuk mendapat perawatan medis di bidan setempat.

Tidak terima atas kejadian itu, korban melapor ke polisi pada 31 Maret 2026. Kasus tersebut kini ditangani aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#celukan bawang #kompor #penusukan #buleleng