RadarBuleleng.id - Aksi kekerasan mengejutkan terjadi di sebuah pusat kebugaran di Denpasar, Bali, Rabu (15/4/2026) pagi.
Seorang warga negara asing (WNA) berinisial RK, 25, asal Prancis, diamankan polisi setelah diduga menganiaya pengunjung gym tanpa alasan jelas.
Peristiwa itu berlangsung di Iowa Gym, Jalan Pulau Demak, Denpasar, sekitar pukul 08.00 WITA. Korban diketahui berinisial I Gusti AIG, 34, warga Denpasar Utara.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan kejadian bermula saat korban datang seorang diri ke gym sekitar pukul 07.30 WITA. Ia langsung menuju lantai dua untuk berolahraga menggunakan treadmill.
Namun, situasi mendadak berubah ketika pelaku datang beberapa menit kemudian. Tanpa interaksi sebelumnya, pelaku tiba-tiba menghampiri korban, memegang pundaknya, lalu melayangkan pukulan.
"Pelaku tiba-tiba memegang pundak korban dan langsung memukul hingga korban mengalami luka. Korban sempat menepis pukulan tersebut, namun tidak mengetahui secara pasti benda yang digunakan pelaku," jelasnya.
Serangan mendadak itu memicu kontak fisik antara keduanya. Pelaku sempat terjatuh, namun segera bangkit dan kabur keluar lokasi.
Korban yang terpancing emosi sempat mengejar hingga ke Jalan Batanta.
Sayangnya, upaya pengejaran itu terhenti karena korban kelelahan. Ia akhirnya kembali ke gym dengan bantuan rekannya sebelum dilarikan ke rumah sakit.
"Korban sempat mengejar pelaku dengan berlari, namun kehabisan tenaga dan kembali ke gym dengan bantuan temannya, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," tambahnya.
Korban awalnya dibawa ke RS Balimed Denpasar. Namun karena tidak bisa dilakukan visum, ia kemudian dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet sepanjang sekitar 1,5 sentimeter di sisi kepala kiri serta mengeluhkan nyeri di sekujur tubuh.
"Korban mengalami luka lecet di kepala bagian kiri dan merasakan sakit di seluruh tubuh. Antara korban dan pelaku diketahui tidak saling mengenal sebelumnya," ungkapnya.
Sementara itu, pelaku kini telah diamankan di Polsek Denpasar Barat dan masih menjalani pemeriksaan intensif.
"Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik," tegasnya.
Polisi masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya