RadarBuleleng.id – Aksi pencurian dengan modus mendekati korban terjadi di wilayah Nusa Penida, Bali.
Seorang lansia, Ni Wayan Suarti, 76, asal Desa Ped, kehilangan perhiasan emas puluhan gram yang disimpan di bawah kasur.
Perhiasan tersebut diduga digondol pria bernama Kadek Arya, yang sebelumnya beberapa kali datang ke rumah korban dengan dalih mengajak menikah.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Punarwibawa, mengungkapkan kejadian itu berlangsung pada Kamis (15/1/2026).
Namun, kasus tersebut baru dilaporkan secara resmi ke polisi pada Rabu (29/4) setelah adanya petunjuk awal.
“Perhiasan emas milik korban yang dicuri tersebut berupa kalung emas dengan berat 10 gram, gelang emas seberat 10 gram dan sepasang anting-anting seberat 3 gram. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian total sebesar Rp 44 juta,” jelasnya.
Aksi pencurian baru diketahui saat korban memeriksa tempat penyimpanan emas di bawah kasur sekitar pukul 10.30 WITA. Saat kasur diangkat, perhiasan tersebut sudah tidak ada.
Dari keterangan korban, pelaku sudah beberapa kali mendatangi rumahnya sejak sekitar tujuh bulan lalu dengan maksud melamar. Namun ajakan tersebut selalu ditolak.
Kecurigaan menguat setelah pada hari kejadian, pelaku sempat berada di dalam kamar korban dengan alasan mengisi daya ponsel. Tak lama kemudian, pelaku pergi tanpa pamit.
Merasa ada yang janggal, korban langsung mengecek tempat penyimpanan emasnya. Benar saja, seluruh perhiasan yang disimpan di bawah kasur telah raib.
Kini polisi tengah mengejar pria yang diduga melakukan aksi pencurian tersebut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya