Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dua WNA Rusia Diduga Terlibat Kasus Narkotika di Bali. Sempat Tabrak Empat Warga Saat Kabur

Andre Sulla • Sabtu, 6 Juni 2026 | 04:50 WIB
TERTANGKAP BASAH: WNA Rusia yang diduga terlibat peredaran narkotika di Bali. Mereka adalah Sergei Khlebushchev (kiri) dan Kira Kochetkova (kanan). (istimewa)
TERTANGKAP BASAH: WNA Rusia yang diduga terlibat peredaran narkotika di Bali. Mereka adalah Sergei Khlebushchev (kiri) dan Kira Kochetkova (kanan). (istimewa)

 

RadarBuleleng.id – Upaya pelarian dua warga negara asing (WNA) asal Rusia yang diduga terlibat dalam kasus narkotika berakhir dramatis di Kabupaten Bangli, Jumat (5/6/2026). 

Keduanya berhasil diamankan tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta setelah sempat melakukan aksi pelarian yang memicu kecelakaan lalu lintas dan melukai sejumlah warga.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Nusantara jurusan Bangli-Kintamani, tepatnya di Banjar Kuta Undisan, Desa Kayubihi, sekitar pukul 09.30 WITA. 

Dalam upaya menghindari kejaran petugas, kendaraan yang ditumpangi kedua WNA diduga melaju secara ugal-ugalan hingga menabrak beberapa warga yang berada di sekitar lokasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua WNA yang diamankan masing-masing bernama Sergei Khlebushchev, 39, dan Kira Kochetkova, 51. 

Keduanya merupakan warga negara Rusia yang diduga terkait tindak pidana narkotika dan menjadi target operasi tim gabungan.

Sebelum penangkapan, petugas yang terdiri dari delapan personel melakukan pembuntutan terhadap mobil Toyota Raize merah bernomor polisi DK 1369 FBG yang digunakan kedua terduga pelaku. 

Kendaraan tersebut diketahui bergerak dari wilayah Pelabuhan Gilimanuk menuju Kabupaten Bangli.

Setelah memasuki wilayah Bangli, tim gabungan terus melakukan pemantauan dan pengejaran. 

Mobil yang ditumpangi kedua WNA kemudian melintas dari wilayah Kintamani menuju Jalan Kuta Undisan, Desa Kayubihi.

Pengemudi diduga menyadari dirinya diikuti. Ia langsung berusaha melarikan diri dengan meningkatkan kecepatan secara agresif. 

Akibatnya, mobil tersebut menabrak sejumlah warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.

Korban pertama diketahui bernama Ni Wayan Sudarmi, 71, seorang pedagang bubur yang sehari-hari berjualan di kawasan sebelah utara SMKN 2 Bangli. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada kedua lutut dan sempat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bangli.

Selain itu, kendaraan pelaku juga menyerempet sepeda motor yang dikendarai Ni Nengah Koplin, 56, I Wayan Sudiana, 57, dan Ni Ketut Sadri, 50. 

Ketiga korban dilaporkan mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Situasi di lokasi sempat berlangsung menegangkan. Untuk menghentikan laju kendaraan yang terus berusaha kabur, petugas dikabarkan melepaskan tembakan peringatan. 

Beberapa tembakan juga diarahkan ke kendaraan guna melumpuhkan mobil yang digunakan terduga pelaku.

Pengejaran akhirnya berakhir di kawasan Jalan Danau Buyan, Desa Kayubihi. Petugas berhasil mengamankan kedua WNA beserta kendaraan yang digunakan untuk melarikan diri.

Informasi yang beredar menyebutkan petugas juga mengamankan barang bukti yang diduga narkotika jenis kokain dengan berat sekitar 3,5 kilogram. 

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait jumlah maupun jenis barang bukti yang diamankan.

Setelah ditangkap, kedua WNA beserta barang bukti dibawa ke Polres Bangli sebelum selanjutnya menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh tim yang menangani perkara tersebut.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Bali, Kombes Stevy F. Pattiasina membenarkan adanya penangkapan terhadap dua warga negara Rusia di wilayah Bangli. 

Ia juga mengonfirmasi bahwa dalam proses pengejaran sempat terjadi insiden yang menyebabkan beberapa warga mengalami luka-luka.

"Yang menangani kasus ini BNN RI. Terkait kronologis hingga jumlah BB termasuk jaringan, masih didalami," ujarnya singkat. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #rusia #narkotika #bnn #wna