Nekat Minta Ayam, Kelompok OTK Keroyok Tiga Pekerja di Abiansemal

Andre Sulla • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:03 WIB
TEREKAM CCTV: Rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi pengeroyokan yang terjadi di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Bali. (istimewa)
TEREKAM CCTV: Rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi pengeroyokan yang terjadi di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Bali. (istimewa)

 

RadarBuleleng.id – Aksi pengeroyokan brutal terjadi di wilayah hukum Polres Badung, Bali. 

Kali ini, area Kandang Ayam Boiler di Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, menjadi lokasi penganiayaan secara bersama-sama oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (18/8/2026) sekira pukul 02.00 WITA.

Akibat peristiwa mengerikan tersebut, tiga orang pekerja yang masing-masing berinisial INP, 45, INPA, 28, dan PAS, 29, babak belur hingga harus menjalani perawatan medis di puskesmas dan rumah sakit akibat luka memar serius di bagian rahang, leher, hingga mata.

Ps. Kasubsi Penmas pada Seksi Humas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan serta tengah memburu para pelaku. 

Berdasarkan keterangan awal, insiden bermula sekitar pukul 01.40 WITA sewaktu korban INP bersama kernetnya mengendarai mobil pikap dari arah selatan.

Setibanya di kawasan Tebajero, laju armada pengangkut ayam tersebut mendadak dihentikan oleh sekumpulan pemuda yang tengah nongkrong di tepi jalan.

"Mobil tersebut diberhentikan sejumlah orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan," jelas Inastuti pada Rabu (19/8/2026).

Tanpa basa-basi, kelompok tersebut meminta muatan ayam kepada korban. Namun, permintaan itu ditolak secara halus lantaran korban tidak membawa muatan ayam untuk dibagikan secara cuma-cuma. 

Saat kendaraan hendak kembali melaju, terdengar hantaman keras yang diduga tendangan pada bodi mobil.

Korban dan kernet sempat turun untuk mengonfirmasi penendang kendaraan tersebut. 

Karena tidak ada yang mengaku, keduanya memilih pergi menuju lokasi tujuan di area kandang ayam.

Petaka justru berlanjut 15 menit berselang. Setibanya di lokasi kandang, sekumpulan orang dalam jumlah besar mendatangi tempat usaha tersebut dan mencari pengemudi yang baru saja melintas. 

Tanpa kompromi, begitu korban INP mengakui keberadaannya, aksi pemukulan langsung terjadi.

Tidak berhenti di situ, rekan korban yakni INPA, 28, yang sedang beristirahat di area posko juga menjadi korban keganasan para pelaku. 

Sekitar 10 orang melayangkan pukulan beruntun ke bagian perut, rahang, serta leher belakang.

Sementara korban ketiga, PAS, 29, turut diserang hingga menderita luka robek dan memar di bagian atas mata kanan. Usai melampiaskan kemarahannya, para pelaku langsung melarikan diri dari TKP.

Warga yang melihat kejadian langsung mengevakuasi para korban. INP, 45, dan INPA, 28, dilarikan ke Puskesmas IV Abiansemal, sementara PAS, 29, mesti dirujuk ke RS Bindu Husada demi mendapatkan penanganan intensif.

Satuan Reskrim Polres Badung kini bergerak cepat mengumpulkan bukti-bukti petunjuk di lokasi guna mengidentifikasi identitas para pengeroyok.

"Petugas Polres Badung telah mendatangi lokasi kejadian. Termasuk menyelidiki kelompok yang sebelumnya menghentikan kendaraan korban di wilayah Tebajero hingga mendatangi kandang ayam dan melakukan pengeroyokan," pungkas Aiptu Ayu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Kriminalitas Bali Pengeroyokan Badung Penganiayaan Pekerja abiansemal polres badung