SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Kabupaten Buleleng sudah mulai dilaksanakan sejak Selasa (23/7/2024).
Adapun di Kabupaten Buleleng, sebanyak 67.341 orang anak usia 0-7 tahun menjadi sasaran utama penerima vaksin polio.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha mengatakan, vaksinasi polio wajib dilakukan kepada seluruh anak usia 0-7 tahun.
Ia mengatakan bila PIN di Buleleng berlangsung selama dua putaran. Yakni tanggal 23-29 Juli untuk tahap pertama. Sedangkan tahap kedua berlangsung pada tanggal 6-12 Agustus 2024.
Pemberian vaksin polio kepada anak-anak Buleleng tersebut, tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.
Berdasarkan data Dinkes Buleleng pada hari pertama pelaksanaan PIN, tercatat sudah sebanyak 16.003 anak yang mendapatkan vaksinasi atau persentasenya 23,76 persen. Ditargetkan 95 persen dari jumlah anak di Buleleng mendapatkan vaksin polio.
”Wajib untuk anak usia 0-7 tahun, tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Dengan PIN ini diharapkan kembali membuat status anak-anak menjadi kebal. Jadi vaksinnya bentuk tetes,” ujar Arya Nugraha saat ditemui kemarin (24/7/2024).
Pria yang juga menjabat Direktur Utama RSUD Buleleng melanjutkan bila PIN ini dilakukan untuk men-sweeping anak-anak untuk mengetahui tingkat efektivitas vaksin polio sebelumnya, yang telah diberikan kepada anak.
Arya Nugraha menjelaskan, faktor yang menyebabkan kurang efektifnya vaksin polio seperti faktor keadaan vaksin, cara pemberian, dan keadaan balita saat itu.
Adanya PIN, lanjutnya, karena ada kejadian wabah polio di sejumlah daerah di Indonesia. Hal inilah kemudian menjadi awal pemberian vaksin polio secara serentak.
”Pemberian vaksin polio di Buleleng diadakan di 1.025 pos. Mulai dari puskesmas, pustu, posyandu, hingga sekolah. Kami juga libatkan Disdikpora, aparat desa, hingga TNI/Polri agar lebih optimal,” lanjutnya lagi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya