Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Siswa di Buleleng Jadi Sasaran Program Bangga Kencana

Francelino Junior • Senin, 2 Desember 2024 | 01:36 WIB

 

CEGAH STUNTING: Dinas P2KBP3A Buleleng saat melakukan sosialisasi pencegahan stunting kepada siswa.
CEGAH STUNTING: Dinas P2KBP3A Buleleng saat melakukan sosialisasi pencegahan stunting kepada siswa.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng terus berupaya menangani kasus stunting di Buleleng.

Saat ini prevalensi stunting di Buleleng tersisa sebanyak 6,2 persen dari total 15 persen.

Kini pemerintah berupaya mengubah strategi. Caranya dengan melakukan pendekatan kepada para siswa di Buleleng.

Kini Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Buleleng berusaha mengedukasi para siswa lewat program Bangga Kencana. 

Bangga Kencana merupakan singkatan dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana.

Baca Juga: Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana Minta Perbekel Serius Tangani Stunting

Kepala Dinas P2KBP3A Buleleng, Nyoman Riang Pustaka mengatakan, program ini berfokus pada tiga dimensi utama. Yaitu ketentraman, kemandirian, dan kebahagiaan, untuk menciptakan keluarga berkualitas. 

Dalam program Bangga Kencana, pencegahan stunting menjadi salah satu fokus utama. Para siswa dibekali pemahaman tentang stunting dan cara pencegahannya. Sehingga mereka siap menjalani kehidupan keluarga nantinya. 

Menurut Riang, program tersebut sudah dijelaskan ke sejumlah SMA/SMK yang ada di Buleleng. Termasuk ke pendidikan tinggi.

Pihaknya menyampaikan materi yang mencakup usia perkawinan, kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta pembentukan mental yang kokoh dan kuat. 

”Hulu dari pencegahan stunting adalah pada para remaja. Dengan memberikan mereka pemahaman terkait itu, mereka akan lebih siap sejak dini untuk menjalani kehidupan berkeluarga dengan baik,” ujar Riang.

Dalam praktiknya, program Bangga Kencana juga melibatkan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga Shanti). Institusi itu juga melibatkan para psikolog untuk memberikan dukungan untuk penguatan mental para remaja.

Tak hanya itu saja, Dinas P2KBP3A Buleleng juga melibatkan Forum Generasi Berencana (Genre) dalam mensosialisasikan program ini.

Mengingat program ini membekali remaja menuju kehidupan berkeluarga yang berkualitas, sehingga generasi yang lahir dari keluarga berkualitas, akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045.

”Karena sama-sama anak muda, kami harap pendekatan yang digunakan menjadi relevan dan dekat dengan gaya serta bahasa mereka,” lanjut Riang Pustaka. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#keluarga berencana #stunting #buleleng #siswa