Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Beh! Krisis Anggaran, Sudah Setahun Genset di RSUD Giri Emas Dibiarkan Rusak 

Eka Prasetya • Kamis, 21 Agustus 2025 | 00:22 WIB

 

TANPA GENSET: Suasana di RSUD Giri Emas, Buleleng.
TANPA GENSET: Suasana di RSUD Giri Emas, Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – RSUD Giri Emas, menjadi salah satu rumah sakit milik pemerintah di Kabupaten Buleleng, Bali.

Sayangnya, ketersediaan sarana dan prasarana di rumah sakit itu masih pas-pasan. Buktinya, sejak setahun terakhir mesin genset di RSUD Giri Emas dibiarkan rusak.

Hingga kini, belum ada anggaran yang disiapkan untuk perbaikan apalagi untuk pengadaan baru. 

Kondisi ini dinilai berbahaya, karena jika listrik padam tanpa dukungan genset, pelayanan medis bisa terganggu dan mengancam nyawa pasien.

Masalah ini mencuat dalam rapat kerja pembahasan APBD 2026 antara Komisi IV DPRD Buleleng dengan Dinas Kesehatan serta jajaran rumah sakit daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Buleleng, I Nyoman Dhuka Jaya, mengingatkan agar eksekutif segera memprioritaskan pengadaan genset baru.

“Kami mohon kerusakan genset di RSUD Giri Emas segera ditindaklanjuti, karena ini sangat vital. Kalau tiba-tiba mati listrik dan tidak ada genset yang back up, bisa mengancam nyawa masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Waspada! Bali jadi Incaran Sindikat Narkoba Internasional. Wanita Peru jadi Kurir, Polisi Temukan Dildo

Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Sukarmen. Ia menekankan bahwa pemenuhan sarana penunjang kesehatan seperti genset merupakan kebutuhan prinsip.

“Kami mendorong Pemkab segera menganggarkan dari APBD. Karena tadi Dinkes menyebut rencana pengadaan melalui Silpa DAK belum pasti terlaksana tahun ini. Ini hal vital, jadi harus diprioritaskan,” ungkap politisi PDI Perjuangan asal Busungbiu itu.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Buleleng, Nyoman Budiastawan membenarkan kerusakan genset RSUD Giri Emas sudah berlangsung hampir setahun. 

Menurutnya, pengadaan genset baru membutuhkan dana sekitar Rp 800 juta, sedangkan biaya perbaikan diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

“Selama ini kami siasati dengan menggunakan beberapa genset kecil milik Dinkes untuk backup jika ada pemadaman listrik. Sementara ini masih cukup, tapi tetap saja tidak ideal,” ujarnya.

Dinkes mengklaim telah berupaya mencari anggaran, baik lewat APBD maupun APBN. Sehingga pelayanan di rumah sakit tidak terganggu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #rsud #dprd buleleng #kesehatan #pemerintah #dprd #Mesin #rumah sakit #Giri Emas #listrik #pasien #genset #buleleng