Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turunkan Angka Stunting di Buleleng, Pemerintah Minta Seluruh Dinas Berkolaborasi

Francelino Junior • Kamis, 25 September 2025 | 14:44 WIB
Ilustrasi stunting
Ilustrasi stunting

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menekankan pentingnya kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penurunan angka stunting di Bali utara. 

Harapannya, prevalensi stunting di Buleleng bisa terus menurun setiap tahun, sesuai dengan target pemerintah.

Pemerintah pusat menargetkan angka stunting nasional 2025 sebesar 18,8 persen. Sementara Pemprov Bali lebih ambisius dengan target 8,70 persen. 

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Bali masih tercatat sebagai provinsi dengan prevalensi stunting terendah di Indonesia, meski terjadi kenaikan 1,5 persen dari tahun sebelumnya.

Pemkab Buleleng sendiri sudah menetapkan target melalui Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023–2026. 

Dari angka awal 8,9 persen pada 2021, stunting ditargetkan turun menjadi 8 persen di 2023, 7 persen pada 2024, 6 persen di 2025, dan mencapai 5 persen di 2026.

“Hasil survei SSGI 2024 yang tinggi harus menjadi perhatian serius. Penanganan balita stunting harus dilakukan dengan langkah strategis melalui kolaborasi lintas OPD,” tegas Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna.

Menurutnya stunting tidak hanya dipengaruhi faktor gizi, tetapi juga ekonomi keluarga, pengetahuan kesehatan, sanitasi, dan pola asuh. 

Karena itu, intervensi yang dilakukan harus bersifat spesifik sekaligus sensitif.

Sejalan dengan instruksi Pemprov Bali, upaya percepatan dilakukan melalui penguatan posyandu, pemberdayaan keluarga lewat PKK, peningkatan akses air bersih dan sanitasi, serta edukasi pola asuh dan gizi berbasis kearifan lokal.

“Pemkab Buleleng saat ini tengah menyusun anggaran 2026, dan program percepatan penurunan stunting akan menjadi salah satu prioritas,” tandas Supriatna. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #pemerintah #balita #pemkab #stunting #opd #gizi #Prevalensi #buleleng