Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hari Stroke Sedunia 2025: Kenali Gejala dan Tingkatkan Kesadaran Penyakit Mematikan Ini

Dianisa Damayanti • Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:49 WIB

Ilustrasi peringati Hari Stroke Sedunia 29 Oktober 2025.
Ilustrasi peringati Hari Stroke Sedunia 29 Oktober 2025.

RadarBuleleng.id - Setiap tanggal 29 Oktober, dunia memperingati Hari Stroke Sedunia sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya penyakit yang menjadi penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di dunia.

Peringatan tahun 2025 ini kembali menegaskan pesan penting bahwa setiap menit sangat berharga dalam menangani stroke, karena kecepatan penanganan dapat menentukan hidup seseorang.

Peringatan ini digagas pertama kali pada tahun 2004 di Vancouver, Kanada, dan resmi ditetapkan oleh World Stroke Organization (WSO) pada 2006.

Tujuannya sederhana namun mendesak bahwa mengajak masyarakat global memahami risiko, mengenali gejala, dan mencegah stroke sedini mungkin.

WSO menegaskan, rendahnya kesadaran dan keterlambatan penanganan masih menjadi penyebab utama tingginya angka kematian akibat stroke di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda stroke melalui akronim FAST: Face (wajah yag menurun di satu sisi), Arms (salah satu tangan lemah), Speech (ucapan tidak jelas), dan Time (waktu, segera cari pertolongan medis).

Setiap detik sangat berarti, karena otak bisa kehilangan jutaan sel ketika aliran darah terhenti.

Gejala tambahan seperti kebas pada tubuh, gangguan penglihatan, sakit kepala mendadak, hingga hilang kesadaran juga perlu diwaspadai.

Meski kerap dianggap penyakit orang tua, stroke kini tidak lagi memandang usia.

Gaya hidup modern yang serba cepat, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam dan lemak, serta kebiasaan merokok membuat risiko stroke meningkat bahkan di usia muda.

Karena itu, pencegahan menjadi kunci utama mulai dari menjaga tekanan darah, mengontrol gula dan kolesterol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dapat menurunkan potensi serangan.

Hari Stroke Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ajakan untuk peduli terhadap diri sendiri dan orang sekitar.

Hari Stroke Sedunia 2025 mengajak kita semua untuk lebih waspada dan proaktif menjaga kesehatan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#indonesia #kematian #darah #stroke #penyakit