Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Puskesmas Gerokgak I Dituding Cuek pada Pasien. Begini Penjelasan Kepala Puskesmas

Francelino Junior • Selasa, 18 November 2025 | 15:39 WIB

 

ilustrasi puskesmas
ilustrasi puskesmas

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Puskesmas Gerokgak I di Kabupaten Buleleng, Bali, menjadi sorotan setelah sebuah postingan netizen di Facebook atas nama Kaka Bento menuding layanan Poli Gigi bersikap cuek dan tidak sopan terhadap pasien. 

Namun pihak puskesmas membantah keras tudingan tersebut dan menyebut pasien justru tidak merespons panggilan petugas.

Dalam unggahannya, Kaka Bento mengaku datang pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 09.00 WITA untuk melakukan verifikasi pendaftaran online melalui aplikasi JKN sebelum menuju Poli Gigi. 

Setelah verifikasi selesai, ia diarahkan ke ruangan poli. Namun saat mengetuk pintu dan mengucapkan salam, petugas di dalam ruangan disebut menjawab tanpa menoleh dan tetap sibuk di depan laptop, lalu memintanya menunggu di luar.

Ia menilai sikap tersebut tidak pantas ditunjukkan oleh petugas layanan publik. Bahkan, ia mengaku menunggu lebih dari satu jam tanpa adanya kejelasan. 

“Saya menunggu satu jam lebih namun tidak ada respon. Kejadian seperti ini bisa menjadi evaluasi serius agar pelayanan di Puskesmas dapat dibenahi. Pasien datang untuk berobat, bukan untuk diperlakukan dengan sikap dingin yang mengecewakan,” tulisnya.

Kepala Puskesmas Gerokgak I, dr. Nobella, membantah tudingan tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas sudah memanggil pasien tersebut berulang kali, namun tidak ada respons sehingga pelayanan dialihkan ke pasien berikutnya.

Setelah seluruh pasien terlayani, perawat izin ke kamar mandi. Tak lama kemudian, pasien datang ke ruang Poli Gigi. 

Petugas disebut sudah menoleh dan mempersilahkan pasien menunggu sebentar hingga perawat kembali. 

Namun diduga karena kecewa, pasien memilih kembali ke loket dan meminta surat rujukan.

“Petugas loket konfirmasi ke dokter gigi. Katanya, kalau tidak bisa ditangani, bisa tidak dibuatkan rujukan. Dijawab dokter, bagaimana bisa membuat rujukan, karena belum melihat pasien,” ujar Nobella.

Meski membantah tuduhan warganet, dr. Nobella mengakui kondisi pasien yang sakit kerap menimbulkan kesalahpahaman. 

Ia menegaskan pihak puskesmas akan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #netizen #facebook #poli gigi #gerokgak #petugas #puskesmas #pasien #pendaftaran online #rujukan #buleleng #jkn #Kepala Puskesmas #layanan