RadarBuleleng.id – RSUP Prof Ngoerah di Sanglah, Denpasar, Bali, terus memperkuat layanan kesehatan jantung dengan menghadirkan teknologi terbaru bernama Medistim MiraQ Cardiac.
Perangkat tersebut memungkinkan tim dokter memantau dan memverifikasi aliran darah secara langsung selama operasi jantung berlangsung.
Kehadiran teknologi tersebut menjadi terobosan penting dalam tindakan Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) atau operasi bypass jantung koroner.
Dengan sistem pemantauan real time, dokter dapat memastikan kualitas aliran darah pada pembuluh bypass sebelum operasi dinyatakan selesai.
Direktur RSUP Prof Ngoerah, dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, menjelaskan bahwa keberhasilan operasi bypass jantung tidak hanya bergantung pada pemasangan graft atau jalur bypass, tetapi juga pada kelancaran aliran darah yang melewati graft tersebut.
Selama ini, evaluasi keberhasilan pemasangan graft lebih banyak mengandalkan pengalaman dan penilaian visual tim bedah.
Dengan hadirnya Medistim MiraQ Cardiac, proses verifikasi dapat dilakukan secara objektif berdasarkan data yang terukur.
"Dalam bedah jantung, presisi merupakan faktor yang sangat menentukan hasil akhir. Medistim MiraQ Cardiac memberikan kemampuan kepada tim bedah untuk memastikan bahwa setiap graft yang dipasang berfungsi optimal sebelum operasi dinyatakan selesai. Dengan kata lain, keputusan klinis tidak hanya berdasarkan pengalaman, tetapi juga didukung oleh data objektif yang dapat diukur," ujar Sukadarma, belum lama ini.
Teknologi ini memanfaatkan metode Transit Time Flow Measurement (TTFM) yang dipadukan dengan pencitraan ultrasonografi.
Melalui sistem tersebut, dokter dapat melihat data aliran darah secara langsung dan memastikan setiap graft berfungsi sesuai harapan saat operasi masih berlangsung.
Menurut Sukadarma, penggunaan Medistim MiraQ Cardiac merupakan bagian dari transformasi pelayanan jantung di RSUP Prof Ngoerah yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Ia menambahkan, adopsi teknologi verifikasi graft intraoperatif tersebut menempatkan RSUP Prof Ngoerah sebagai salah satu rumah sakit di Indonesia yang menerapkan standar bedah jantung modern berbasis teknologi mutakhir.
Sementara itu, Konsultan Bedah Jantung dan Pembuluh Darah RSUP Prof Ngoerah, dr. I Komang Adhi Parama Harta, Sp.BTKV, mengatakan teknologi tersebut memberikan keuntungan besar bagi tim medis karena mampu mendeteksi lebih dini jika terdapat graft yang belum menghasilkan aliran darah optimal.
Dengan begitu, tindakan koreksi dapat langsung dilakukan saat pasien masih berada di meja operasi tanpa harus menunggu munculnya komplikasi setelah operasi selesai.
Dokter lulusan Universitas Indonesia itu menilai keunggulan utama Medistim MiraQ Cardiac terletak pada kemampuannya memverifikasi hasil operasi secara langsung sehingga meningkatkan akurasi tindakan bedah.
"Teknologi ini membantu meningkatkan presisi tindakan, mengurangi potensi kegagalan graft, serta memberikan keyakinan lebih tinggi terhadap kualitas hasil operasi yang diterima pasien," jelasnya.
Melalui pemanfaatan teknologi terkini tersebut, RSUP Prof Ngoerah berharap masyarakat dapat memperoleh akses terhadap layanan bedah jantung yang semakin akurat, aman, dan sesuai dengan standar rumah sakit jantung terkemuka. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya