RadarBuleleng.id - Proses pengerjaan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Kabupaten Buleleng, kembali menemui kendala.
Proyek pembukaan jalan baru di Banjar Dinas Seganti, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan itu terpaksa tertunda beberapa waktu.
Selama dua pekan belakangan, para personel TNI menghadapi kendala cuaca ekstrem. Lantaran hampir tiap hari turun hujan.
Kini saat cuaca sudah membaik, para prajurit menemui kendala baru. Yakni kendala medan yang berat.
Saking beratnya medan, truk yang digunakan mengangkut material untuk rabat beton jalan justru terguling di jalur tersebut.
Tak sampai di sana, excavator yang digunakan untuk membantu proyek, justru mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi pun serius. Sebab rantai excavator yang putus.
Alih-alih menyerah, para prajurit memilih membagi tim. Ada yang melakukan evakuasi truk, ada yang memperbaiki excavator, ada juga yang melanjutkan perbaikan dengan peralatan seadanya.
Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana mengatakan, jalan yang dibuka para personel TNI memang menantang.
“Kendala utama kami memang cuaca. Jadi dalam kondisi tertentu, jalan itu bisa sangat licin. Sehingga menyulitkan pengiriman material,” kata Angga.
Dengan kendala yang terjadi, Angga memastikan proses pembukaan jalan baru di Banjar Dinas Seganti, Desa Depeha, akan berlanjut dan tuntas sesuai jadwal.
“Dalam situasi apapun, pekerjaan tetap berjalan. Kami pastikan seluruh sasaran fisik rampung tepat waktu,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya