Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cegah Stunting, PKK di Buleleng Berinovasi Lewat Menu Kuliner

Francelino Junior • Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:16 WIB

 

LOMBA MASAK: Kader tim penggerak PKK Buleleng saat berlomba membuat menu makanan untuk mencegah stunting.
LOMBA MASAK: Kader tim penggerak PKK Buleleng saat berlomba membuat menu makanan untuk mencegah stunting.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ada cara sendiri yang dilakukan Tim Penggerak PKK Buleleng untuk mencegah stunting di masyarakat.

Salah satu caranya, mereka menggelar Lomba Memasak Menu Cegah Stunting di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, Kamis (21/8/2025). 

Ajang tersebut melibatkan kader PKK dari sembilan kecamatan. Kompetisi itu sengaja digelar serangkaian Buleleng Festival 2025.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengapresiasi inisiatif para kader tim penggerak PKK. 

Menurutnya, lomba memasak tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tapi juga sarana edukasi tentang pentingnya gizi seimbang. 

“Dengan memanfaatkan pangan lokal, kita bisa menekan angka stunting sekaligus mendorong kreativitas masyarakat,” kata Sutjidra.

Baca Juga: Putu Artha Bongkar Praktik Mafia Elpiji Bersubsidi di Bali, Pertamina Janji Telusuri

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan utama. Dengan garis pantai sepanjang 157 kilometer, Buleleng memiliki sumber daya laut yang melimpah. 

“Ikan mengandung omega-3 yang baik untuk tumbuh kembang anak. Saya berharap menu hasil lomba ini bisa distandarisasi dan disosialisasikan melalui PKK hingga desa-desa,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, terutama pada ibu hamil trimester pertama. 

Ia mendorong pemeriksaan USG dilakukan lebih awal dan meminta Dinas Kesehatan memperkuat Posyandu dengan menambah tenaga dokter spesialis kandungan, anak, dan tumbuh kembang.

“Astungkara dengan sinergi PKK, DWP, camat, dan perangkat desa, kita bisa menurunkan angka stunting di Buleleng,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra menjelaskan, lomba tersebut bertujuan memperkenalkan menu makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) sekaligus mempererat kebersamaan antar kader PKK.  Setiap kecamatan mengirim satu tim beranggotakan tiga orang. 

Untuk menilai menu yang disiapkan, panitia melibatkan dewan juri dari Indonesian Chef Association (ICA) Buleleng, ahli gizi Dinas Kesehatan, serta PKK kabupaten.

“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya para ibu, semakin peduli terhadap pola makan sehat keluarga. PKK berkomitmen mendukung pemerintah agar anak-anak di Buleleng tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas,” ungkapnya. (*)

 

Editor : Eka Prasetya
#lomba #stunting #pkk #buleleng festival #memasak #buleleng #ikan