Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Peternak Wajib Waspada, Ada Penyakit Lato-Lato Pada Sapi. Penyakit Apa Itu?

Eka Prasetya • Rabu, 31 Januari 2024 | 22:40 WIB

 

Petugas sedang memberi vaksin sapi perah di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.
Petugas sedang memberi vaksin sapi perah di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

RadarBuleleng.id – Peternak sapi kini dibuat resah dengan munculnya penyakit lato-lato pada ternak.

Penyakit itu membuat resah karena dapat menyebar ke seisi kandang. Dalam skala tertentu, penyakit itu juga dapat memicu kematian.

Peternak harus waspada dengan penyakit tersebut, apabila tidak mau merugi karena penyakit.

Penyakit lato-lato merupakan penyakit pada kulit yang menular. Kulit sapi akan muncul benjolan sebesar biji lato-lato, bahkan bisa lebih besar lagi. Sehingga penyakit itu disebut lato-lato.

Penyakit itu tergolong dalam penyakit lumpy skin disease atau penyakit pada kulit. Penyakit ini dapat menular pada sapi lain.

Bila tidak ditangani sejak awal, benjolan itu dapat dengan mudah meletus. Benjolan yang meletus akan dihinggapi lalat.

Selanjutnya lalat tersebut akan hinggap pada sapi-sapi lain. Sehingga penyakit dengan mudah menyebar dalam satu kendang.

“Kalau tidak tertangani sapinya bisa kurus. Malahan kalau parah itu bisa mati,” ungkap Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) pada Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Nikolas Nuryulianto, sebagaimana dikutip dari Jawapos.com, Rabu (31/1/2024).

Menurutnya di Kabupaten Probolinggo telah ditemukan kasus penyakit tersebut. Namun peternak memilih tidak melapor.

Nikolas mengungkapkan, hanya beberapa peternak saja yang berani melapor ternaknya kena penyakit lato-lato. Sementara peternak lainnya, kebanyakan memilih diam.

Hal itu dipicu hoaks yang beredar di masyarakat. Hoaks itu menyebut penyakit akan muncul setelah sapi divaksin.

Padahal bila penyakit itu tidak diobati, penyakit dapat menyebar dengan masif ke kandang-kandang ternak. Bahkan bisa memicu kematian.

“Makanya kami terus lakukan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada para peternak. Agar tidak takut sapinya divaksin,” terangnya.

Untuk itu petani disarankan menjaga kebersihan dan sanitasi kandang. Peternak harus membersihkan kendang secara berkala, agar tidak ada penyakit yang menyebar. (*)

Editor : Eka Prasetya
#sapi #ternak #Lato-lato #penyakit