RadarBuleleng.id - Praktik penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin mengkhawatirkan saja. Bentuk narkoba kini semakin beragam.
Terbaru narkoba berpotensi menyusup pada liquid yang digunakan pada rokok elektronik alias vape.
Fenomena tersebut semakin menambah panjang modus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di masyarakat.
Terbaru fenomena penyalahgunaan narkoba terlihat dalam kasus narkoba yang dilakukan oleh selebgram Chandrika Chika.
Dia menggunakan vape, tetapi liquid-nya menggunakan cairan ganja sintetis.
Diduga Chandrika Chika sudah paham seluk beluk penyalahgunaan narkoba. Apalagi dia mengaku sudah menggunakan narkoba selama setahun.
"Pertama kali dia mengenali narkotika sudah satu tahun lebih," kata Wakasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Rezka Anugras, Rabu (24/4/2024) seperti dikutip dari JawaPos.com.
Badan Narkotika Nasional (BNN) sendiri telah mewaspadai potensi peredaran narkoba melalui vape.
Dari beberapa hasil pengujian terhadap kandungan rokok elektrik oleh BNN, ternyata 1 dari 10 rokok elektrik terbukti mengandung zat narkotika jenis baru (NPS), ganja sintetis, maupun tembakau gorila.
Liquid yang berbentuk cairan menyebabkan masyarakat kesulitan membedakan mana vape yang mengandung narkoba dan yang tidak.
Namun ada beberapa hal yang bisa menunjukkan vape terindikasi mengandung narkoba.
Cara yang paling mudah adalah, liquid yang diduga mengandung narkoba seringkali dijual dengan harga lebih mahal dari liquid konvensional.
Selain itu liquid yang dijual tidak memiliki pita cukai pada kemasannya. Ditambah lagi liquid tersebut tidak dijual pada toko konvensional.
Liquid yang mengandung narkoba akan menimbulkan efek samping bagi penggunanya. Seperti halusinasi, euforia berlebih, gelisah, serta insomnia.
BNN juga menyampaikan bahwa sejumlah merk vape yang beredar di Indonesia menghasilkan formaldehida, atau dikenal dengan formalin.
Jika formalin terserap tubuh, maka dapat membahayakan kesehatan saluran pernafasan, sistem pencernaan, kulit, dan memicu kanker. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya