RadarBuleleng.id - Kementerian Pertahanan membuka pendaftaran program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) gelombang ketiga.
Program ini menjadi peluang emas bagi para lulusan perguruan tinggi yang tengah mencari pekerjaan dan ingin berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa pendaftaran program ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya.
Dengan bergabung dalam program SPPI, para pelamar bisa mendapatkan berbagai manfaat.
Diantaranya berkesempatan mengemban amanah sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia.
Mereka juga berhak mengikuti pelatihan komprehensif, termasuk pelatihan dasar kemiliteran serta pengembangan keterampilan manajerial.
Termasuk berkontribusi langsung dalam program strategis nasional yang berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional.
Berikut sejumlah persyaratan untuk mengikuti program Sarjana Penggerak atau SPPI yang digelar Kementerian Pertahanan:
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 30 tahun.
- Lulusan D4/S1/S2 dari berbagai bidang keilmuan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
- Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang prima, bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta bagi pelamar wanita, tidak dalam kondisi hamil.
- Tidak memiliki ikatan dinas atau perjanjian kerja dengan pihak lain.
- Pendaftaran wajib dilakukan secara daring melalui situs resmi spp-indonesia.com.
Adapun dokumen yang harus disiapkan oleh para pelamar adalah sebagai berikut:
- Surat lamaran.
- Scan KTP, Kartu Keluarga, dan ijazah.
- SKCK, surat keterangan sehat, dan surat bebas narkoba.
- Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.
Berikut sejumlah jadwal yang harus diperhatikan oleh para pelamar:
- Pendaftaran Online: 27 Desember 2024 – 15 Maret 2025.
- Tes Seleksi Offline: 6 April – 3 Mei 2025 (termasuk psikotes, tes kesehatan, wawancara, dan tes ideologi).
- Pelatihan Dasar Kemiliteran: 5 Mei – 3 Juli 2025.
- Pelatihan Manajerial: 4 Juli – 4 Agustus 2025.
Para pelamar juga perlu memperhatikan sejumlah ketentuan. Bahwa proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun. Selain itu jadwal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan situasi.
Perlu diperhatikan bahwa mereka yang mengikuti program sarjana penggerak, juga memiliki peluang diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Setelah melalui proses rekrutmen, mereka akan diarahkan menjadi ASN pada Badan Gizi Nasional yang dibentuk sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setelah menjadi ASN, mereka akan mendapatkan gaji sesuai dengan aturan ASN. Ditambah lagi tunjangan lain sesuai dengan daerah penempatan, beban kerja, dan lingkup pekerjaan.
Adapun gaji yang ditawarkan berkisar mulai Rp 6 juta hingga Rp 18 juta. Pendapatan itu sudah termasuk tunjangan yang disesuikan dengan beban kerja, lingkup pekerjaan, serta daerah penempatan.
Bagi para lulusan yang ingin mendapatkan pengalaman berharga sekaligus berkontribusi dalam pembangunan nasional, program SPPI Batch 3 ini adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Segera daftarkan diri dan raih peluang emas ini! (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya