Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Viral SBY Tak Salami Kapolri di HUT TNI, Demokrat Tegaskan Tak Ada Kesenjangan

Acep Tomi Rianto • Rabu, 8 Oktober 2025 | 00:53 WIB
Momen SBY Lewati Kapolri Listyo Sigit.
Momen SBY Lewati Kapolri Listyo Sigit.

RadarBuleleng.id - Sebuah video yang merekam momen Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tampak tidak menyalami Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Momen itu terjadi dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (5/10/2025).

Hal itu dengan cepat viral di media sosial. Video tersebut memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Dalam rekaman video yang beredar luas, SBY, yang saat itu mengenakan seragam loreng kehormatan dan kacamata hitam, terlihat menaiki panggung utama untuk mendampingi Presiden RI.

Saat berjalan, ia terlihat menyalami beberapa pejabat tinggi TNI, termasuk Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M. Tonny Harjono yang berdiri di sisi kanan Kapolri.

Namun, ketika SBY melewati posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berada di tengah barisan, SBY terlihat melewatinya begitu saja tanpa memberikan salam.

SBY kemudian melanjutkan langkah dan menyalami Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita yang berdiri di sisi kiri Kapolri. Sementara itu, Kapolri terlihat berdiri pasif.

Klarifikasi dari Partai Demokrat

Merespons kehebohan yang terjadi, Partai Demokrat segera memberikan klarifikasi untuk meredam spekulasi yang muncul.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Syahrial Nasution, menegaskan bahwa insiden tersebut murni bersifat situasional dan tidak mengandung unsur kesengajaan atau konflik.

Itu situasional saja. Karena dalam suasana ramai kan biasanya bisa ada yang terlewatkan," ujar Syahrial.

Syahrial menekankan bahwa tidak ada masalah dalam hubungan antara SBY dan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Untuk membuktikan kedekatan keduanya, Syahrial bahkan mengirimkan foto yang memperlihatkan SBY dan Sigit sedang berbincang akrab di lokasi acara HUT TNI.

"Jadi, tidak ada isu apapun antara video yang viral dengan situasi sesungguhnya antara Pak SBY dan Kapolri. Semuanya situasional saja," tegasnya.

Syahrial mengatakan, sebelum video viral itu, SBY dan Kapolri sebenarnya bercengkrama lama di holding room Monas.

"Sebelum beredar video viral Pak SBY seolah-olah tidak menyalami Kapolri, Pak SBY dan Kapolri lama bercengkrama di holding room Monas menjelang acara HUT TNI," lanjutnya.

Lebih lanjut, Syahrial juga menyinggung soal adab dan tradisi di lingkungan militer dan kepolisian.

Menurutnya, dalam adat ketimuran, yang lebih muda biasanya menyapa yang lebih tua terlebih dahulu.

"Setahu saya sesuai adat ketimuran di Indonesia, yang muda tidak ada salahnya menyapa yang lebih tua terlebih dahulu. Atau di kalangan militer/polisi junior lebih dulu menyapa senior," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Polri maupun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait insiden ini.

Namun, klarifikasi dari Partai Demokrat bertujuan memastikan bahwa insiden tersebut hanyalah kekhilafan sesaat di tengah keramaian acara kenegaraan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kapolri #viral #seragam #sby #panglima #Listyo Sigit Prabowo #monas #susilo bambang yudhoyono #hut #video #demokrat #tni #loreng #presiden #media sosial