Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kebakaran Pabrik Limbah Oli Karawang Padam Setelah 8 Jam, 50 Petugas Dikerahkan

Acep Tomi Rianto • Jumat, 24 Oktober 2025 | 16:37 WIB

Petugas pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan kebakaran pabrik PT Dame Alam Sejahtera, Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/10/2025) malam.
Petugas pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan kebakaran pabrik PT Dame Alam Sejahtera, Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/10/2025) malam.

RadarBuleleng.id – Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik pengolahan limbah oli milik PT Dame Alam Sejahtera (DAS) di Tunggakjati, Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Api yang mulai berkobar pada Kamis malam (23/10/2025) baru berhasil dipadamkan total pada Jumat pagi (24/10/2025) sekitar pukul 06.00 WIB, memakan waktu hingga delapan jam upaya pemadaman.

Total 50 orang petugas pemadam kebakaran gabungan dari Pemkab Karawang dan sejumlah perusahaan industri dikerahkan ke lokasi.

Pihak berwenang mengalami kesulitan dalam menjinakkan si jago merah karena material yang terbakar adalah limbah oli, yang dikenal sulit dipadamkan.

Laporan mengenai kebakaran di gudang pengelolaan limbah B3 tersebut diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang sekitar pukul 22.00 WIB. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam mula-mula dikerahkan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Karawang, Rohmat Ilyas, menjelaskan tantangan utama yang dihadapi petugas.

"Kendalanya cukup berat karena oli yang terbakar terus mengeluarkan api, meskipun sudah disiram air dan bahan pemadam," ujar Rohmat Ilyas, Jumat (24/10/2025).

"Api sulit dipadamkan lantaran yang terbakar limbah oli. Kami harus berupaya keras, dan total waktu pemadaman memakan waktu hingga delapan jam," tambahnya.

Api yang berkobar hebat dan membesar dengan cepat sempat membuat warga panik, terutama karena lokasi pabrik berdekatan dengan permukiman penduduk.

"Hawa panasnya kerasa ke permukiman kami. Panik, takutnya merembet ke pemukiman," tutur Asep Badru, salah seorang warga setempat.

Ia juga menyebutkan bahwa awalnya warga hanya melihat kepulan asap sebelum berubah menjadi kobaran api.

Petugas di lapangan berfokus untuk melokalisir api agar tidak menjalar lebih luas ke rumah-rumah warga.

Meskipun berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa, Rohmat membenarkan bahwa terdapat petugas pemadam kebakaran yang terluka karena terjatuh saat proses pemadaman.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, total kerugian materiil akibat peristiwa ini belum dapat dipastikan.

"Kerugian kita belum tahu, harus tanya ke owner-nya karena semalam kita fokus pemadaman," tutup Rohmat. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kebakaran #api #pemadam kebakaran #Limbah Oli #pemadaman #karawang #bpbd #pabrik #oli #jawa barat #limbah