RadarBuleleng.id - Kecelakaan tunggal yang dramatis terjadi di Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (2/11/2025) dini hari.
Sebuah mobil pick up berwarna hitam secara tiba-tiba menghantam sebuah rumah warga setelah sebelumnya melaju tak terkendali dan melompati pagar rumah tersebut.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB ini menimbulkan kerusakan parah pada bagian depan rumah dan menyebabkan sang sopir mengalami luka ringan.
Pemilik rumah, Erwin Setiawan, mengaku terkejut saat mendengar dentuman keras saat seluruh keluarganya tengah beristirahat.
Begitu keluar rumah ia mendapati mobil pick up sudah berada di teras rumahnya dalam kondisi ringsek.
Menurut Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Iptu Junaedi, berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, mobil pick up tersebut melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi.
"Kejadiannya pada dini hari tadi. Mobil pick up ini melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Diduga sopir dalam keadaan lengah, kemungkinan mengantuk, sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat melewati jalan yang sedikit menikung di TKP," ujarnya.
Mobil tersebut kemudian oleng ke kiri, menabrak dan melompati pagar besi setinggi sekitar 1 meter sebelum akhirnya menghantam bagian depan rumah warga.
Insiden inilah yang membuat warga setempat menyebutnya sebagai mobil 'terbang'.
Sopir pick up yang identitasnya tidak disebutkan secara rinci oleh pihak kepolisian, segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat setelah kejadian.
"Sopir dalam kondisi sadar, namun mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, serta menderita trauma berat akibat benturan keras yang dialaminya. Setelah kecelakaan, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan untuk penanganan medis lebih lanjut," lanjutnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dari pihak pemilik rumah. Namun, kerugian material ditaksir cukup besar.
"Kerugian material yang ditimbulkan dari kerusakan pagar, tiang teras, dan bagian depan rumah ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta. Kami telah mengamankan kendaraan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," kata Junaedi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya