Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Duh! Oknum Polisi di Jawa Timur Ditangkap. Diduga Terkait Pembunuhan Mahasiswi UMM

Acep Tomi Rianto • Kamis, 18 Desember 2025 | 02:32 WIB
Ayah korban H Ramlan (peci putih) saat memberi keterangan pada awak media. inset korban semasa hidup.
Ayah korban H Ramlan (peci putih) saat memberi keterangan pada awak media. inset korban semasa hidup.

RadarBuleleng.id - Penanganan kasus tewasnya mahasiswi Univeritas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Probolinggo terus bergulir.

Seorang oknum anggota Polres Probolinggo berinisial AS ditangkap Polda Jawa Timur diduga terkait dengan kematian mahasiswi tersebut.

Korban, yang diidentifikasi bernama Faradila Amalia Najwa, 21, warga Desa Tiris, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas di dasar sungai di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (16/12/2025) pagi.

Menurut penyelidikan awal, mayat korban tampak dalam kondisi tengkurap (kepala di bawah, kaki di atas), berada di dasar sungai, dan tidak terseret arus,

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket warna hitam, celana krem, dan helm warna pink; pada tubuhnya tidak ditemukan luka senjata tajam atau senjata api, dan tidak tampak darah.

Karena itu, petugas langsung membawa jenazah korban ke rumah sakit untuk diautopsi, guna memastikan penyebab kematian kemungkinan luka akibat benda tumpul turut didalami.

Penyelidikan kemudian diambil alih oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Sejak Selasa (16/12/2025), tim telah mengamankan satu terduga pelaku, berinisial AS, yang disebut sebagai kerabat korban.

“Kepolisian sudah mengamankan satu terduga pelaku berinisial AS yang diduga ada keterkaitan dengan penyebab meninggalnya korban,” ucap Kombes Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim.

Abast juga menyatakan bahwa tim telah menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait peristiwa tersebut, dan penyidikan lanjutan terus berlangsung.

Ia menambahkan bahwa saat ini belum bisa dipastikan apakah hanya AS yang terlibat, karena penyelidikan tengah dilakukan untuk mengejar kemungkinan terduga pelaku lain.

“Dugaan masih ada pelaku atau tersangka lainnya yang turut serta melakukan tindak pidana terhadap korban,” ucap Abast.

Seorang warga setempat yang menjadi saksi mata, Rohim, mengaku menemukan jasad korban saat hendak ke sawah. Dia langsung menghubungi warga lain dan melapor ke polisi.

Kuat dugaan penyebab kematian dipicu konflik keluarga terkait harta warisan meskipun pihak kepolisian belum mengonfirmasi motif tersebut secara resmi.

Hingga saat ini, proses penyidikan oleh Polda Jatim masih berlangsung — termasuk autopsi jenazah korban dan analisa barang bukti. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#korban #jawa timur #probolinggo #universitas muhammadiyah malang #pasuruan #mahasiswi #senjata #polda jatim #pelaku #umm #tewas