Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Perawat PPNI RSU BMC Turun ke Lokasi Bencana, Layani Ratusan Penyintas Banjir dan Longsor Bireuen Aceh

Rizki Maulizar • Selasa, 20 Januari 2026 | 06:47 WIB

 

PELAYANAN KESEHATAN: Suasana pelayanan kesehatan kepada para pengungsi banjir dan tanah longsor di Gampong Pante Baro Kumbang, Bireuen.
PELAYANAN KESEHATAN: Suasana pelayanan kesehatan kepada para pengungsi banjir dan tanah longsor di Gampong Pante Baro Kumbang, Bireuen.

RadarBuleleng.id - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSU Bireuen Medical Center (BMC) kembali menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan turun langsung membantu penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, Aceh.

Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh, DPK PPNI RSU BMC menggelar layanan pengobatan gratis sekaligus kegiatan Psychological First Aid (PFA) bagi warga terdampak bencana di Gampong Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Senin (19/1/2026).

Kepala Divisi Infokom PPNI Bireuen, Didi Suryadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para perawat dalam mendorong semangat kemanusiaan dan kepedulian tenaga kesehatan, khususnya perawat, agar selalu hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perawat melalui PPNI tidak hanya hadir di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga di garis depan kemanusiaan dalam kondisi apapun, baik wabah, konflik bersenjata dan juga saat bencana terjadi,” ujar pria yang akrab disapa Didi Noah itu.

Aksi sosial tersebut dikoordinir Dimas Pratino Agung alias Wak Dim, bersama sejumlah dokter dan tenaga kesehatan dari RSU BMC.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 136 warga memperoleh layanan kesehatan, terdiri dari 16 anak balita serta 120 orang dewasa dan lanjut usia. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah keluhan yang dominan, seperti radang sendi, pembengkakan pada sendi, dispepsia, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), nyeri otot, hipertensi, hingga demam.

Masyarakat pun tampak senang karena mendapatkan pelayanan kesehatan secara tertib tanpa antrean panjang. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#perawat #kemanusiaan #wabah #ppni #Persatuan Perawat Nasional Indonesia #bireuen #aceh #tanah longsor #banjir #dompet dhuafa