radarbuleleng.id- Jika sebelumnya Persija Jakarta akan merumput di Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk kandang sementara, kini stadion berkapasitas 18.000 ribu penonton tersebut juga akan digunakan oleh Persikabo 1973.
Bahkan jadwal resmi penggunaan stadion bekas Persegi Gianyar tersebut sudah dikeluarkan oleh pihak operator, dalam hal ini PT. LIB.
Ini artinya, sudah ada empat klub yang dipastikan akan menggunakan stadion yang baru direnovasi tersebut sebagai kandang.
Yakni Bali United, Arema FC, Persija Jakarta dan kini Persikabo 1973 yang menggunakan stadion Dipta hingga akhir musim Liga 1 2023/2024. Pada pekan ke 25, Persikabo dijadwalkan akan menjamu Borneo FC pada pukul 16.00.
Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra sebelumnya tak mempersoalkan karena tujuannya adalah membantu klub-klub untuk melanjutkan kompetisi.
Terlebih saat ini hanya tinggal 10 pekan saja. Hanya saja memang kondisi rumput yang perlu menjadi perhatian. Sehingga dibutuhkan perawatan yang lebih.
“Soal rumput, saya pikir waktu tidak dipakai OT tidak punya masalah cuma main pasti lapangan tetap bagus. Tapi waktu semua tim mau OT dan pakai pertandingan, pasti lapangan butuh waktu perawatan yang lebih,” ujar mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya tersebut.
Sejatinya ini bukan pertama kali Bali United harus berbagi kandang.
Sebelumnya, PSM Makassar juga pernah menggunakan stadion Dipta saat AFC Cup. Oleh karenanya, para suporter dari tim yang menggunakan Stadion Dipta pun harus rela berangkat ke Bali untuk mendukung tim kesayangannya berlaga.
Sebab, dalam regulasi mereka tetap menjadi tim tuan rumah dan hanya suporter tim tamu yang tidak boleh hadir.***
Editor : Donny Tabelak