Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jelang Pesta Kesenian Bali, Perwakilan Permainan Tradisional Buleleng Latih Tanding

Francelino Junior • Senin, 26 Mei 2025 | 16:05 WIB

Perwakilan permainan tradisional Buleleng untuk PKB yakni SMPN 6 Singaraja, melakukan uji tanding untuk mempersiapkan diri menuju PKB ke-XV.
Perwakilan permainan tradisional Buleleng untuk PKB yakni SMPN 6 Singaraja, melakukan uji tanding untuk mempersiapkan diri menuju PKB ke-XV.

Radarbuleleng.jawapos.com- Dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XV, tim perwakilan permainan tradisional dari Kabupaten Buleleng melakukan latih tanding di GOR Bhuwana Patra Singaraja.

Selain sebagai pembinaan, ini juga untuk mempersiapkan untuk berlaga, sekaligus menunjukkan kehebatan dalam bermain permainan tradisional.

Untuk diketahui, olahraga tradisional mendapatkan tempat khusus dalam PKB 2025 yang berlangsung pada 21 Juni-19 Juli, yang disebut dengan Jantra Tradisi Bali.

Olahraga tradisional ini akan dilombakan dalam konsep eksibisi. Ini menjadi langkah pelestarian sekaligus memperlihatkan keunikan dan keindahan olahraga tradisional Bali kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda. 

Buleleng yang diwakili SMPN 6 Singaraja, mengikuti megala-gala/selodor beregu putri dengan lima pemain, deduplak beregu putra dengan empat pemain, terompah panjang beregu putri dengan lima pemain, juga tajog beregu putra dengan empat pemain.

Dalam praktiknya, SMPN 6 Singaraja melakukan latih tanding dengan SMPN 4 Singaraja. 

”Sebelum berangkat ke PKB, perwakilan Buleleng uji tanding dulu. Agar anak-anak terbiasa dengan atmosfer kompetisi,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Nyoman Widarma pada Minggu (25/5).

Dilanjutkan lagi, ekspedisi budaya semacam ini sangat penting dan mendukung, sebab merupakan upaya pelestarian dan pemajuan objek kebudayaan, khususnya permainan tradisional. Apalagi olahraga tradisional juga mencakup berbagai aspek budaya Bali. 

Dengan masuknya olahraga tradisional dalam PKB, setidaknya menjadi wadah untuk memajukan kearifan lokal, pengetahuan tradisional, serta permainan rakyat Bali. Baik ditampilkan melalui demonstrasi maupun lomba.

”Ini penting agar generasi muda bisa mewarisi pengetahuan dan keterampilan budaya lokal,” tandas Widarma.***

Editor : Donny Tabelak
#pesta kesenian bali #cagar budaya #dinas kebudayaan #permainan tradisional