Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Atlet Kebanggaan Buleleng, Desak Rita Berhasil Raih Emas di IFSC Climbing World Cup 2025

I Wayan Widyantara • Kamis, 10 Juli 2025 | 21:05 WIB
 
Desa Rita saat berlaga di ajang IFSC Climbing World Cup 2025 yang digelar di Krakow, Polandia.
Desa Rita saat berlaga di ajang IFSC Climbing World Cup 2025 yang digelar di Krakow, Polandia.
 
Radarbuleleng.jawapos.com- Pemanjat tebing asal Buleleng, Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang IFSC Climbing World Cup 2025 yang digelar di Krakow, Polandia.
 
Atlet asal Buleleng, Bali, tersebut tampil gemilang di nomor speed putri, menumbangkan pesaing kuat asal Amerika Serikat, Emma Hunt, di babak final yang berlangsung pada Minggu (6/7) lalu.
 
Dalam partai puncak, Desak Rita menunjukkan kecepatan luar biasa dengan mencatatkan waktu 6,27 detik.
 
Catatan tersebut unggul jauh dari Emma Hunt yang menyentuh tombol finis dengan waktu 7,56 detik.
 
Sementara itu, medali perunggu diraih oleh wakil tuan rumah, Aleksandra Miroslaw, dengan catatan 6,36 detik.
 
Kemenangan ini menjadi momen kebangkitan bagi Desak Rita yang sebelumnya gagal meraih medali saat tampil di hadapan publik sendiri dalam seri IFSC Climbing World Cup yang digelar di Bali pada Mei 2025.
 
”Terima kasih. Kemenangan ini sangat berarti bagi saya setelah hasil kurang memuaskan di Bali. Saya belajar dari pengalaman dan berusaha lebih fokus di setiap lintasan,” ujar Desak Rita saat dihubungi kemarin.
 
Keberhasilan Desak menambah koleksi medali Indonesia di seri kejuaraan dunia tahun ini.
 
Selain Desak, Raharjati Nursamsa juga sukses menyumbangkan emas dari nomor speed putra, setelah mengalahkan kompatriotnya, Kiromal Katibin di babak final.
 
Raharjati mencatatkan waktu 4,73 detik, unggul atas Kiromal yang meraih medali perak.
 
Dengan hasil tersebut, tim panjat tebing Indonesia membawa pulang total dua medali emas dan satu medali perak dari seri kejuaraan dunia di Krakow.
 
Dalam kejuaraan ini, Indonesia hanya mengikuti kategori speed, dengan mengirimkan lima atlet putra dan lima atlet putri.
 
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, I Putu Yudi Atmika, turut menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh Desak Rita.
 
Ia menekankan pentingnya latihan yang konsisten dan pengendalian emosi untuk mencapai hasil maksimal.
 
”Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Atlet kami terus berlatih untuk meningkatkan teknik dan kecepatan. Kunci utamanya adalah mampu mengontrol emosi agar bisa stabil dalam kecepatan,” ujar Yudi Atmika saat dihubungi secara terpisah.
 
Ajang IFSC Climbing World Cup 2025 menjadi bagian dari rangkaian kejuaraan dunia yang menentukan peringkat atlet panjat tebing internasional.
 
Keberhasilan Indonesia di Polandia menjadi sinyal positif menjelang kualifikasi kejuaraan berikutnya dan menjadi modal penting menuju target jangka panjang, termasuk Olimpiade.***
Editor : Donny Tabelak
#Desak Rita #Pemanjat tebing Indonesia #polandia #olimpiade #IFSC Climbing World Cup 2025