Radarbuleleng.jawapos.com- Turnamen golf kembali digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng pada Minggu (20/7) di Bali Handara Golf & Resort, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, setelah vakum hampir 15 tahun lamanya. Bahkan panitia sampai tidak bisa menampung peserta yang membludak.
Tercatat kuota peserta hanya 120 saja. Jumlah itu belum termasuk 24 orang peserta VIP.
Sejumlah nama penting juga tampak dalam turnamen ini, seperti Gde Sumarjaya Linggih, I Nyoman Adi Wiryatama, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, hingga Wakajati Bali.
Karena kembali digelar setelah ”tidur lama”, akhirnya peserta yang ikut pun melebihi dari ekspektasi, yang pada akhirnya harus masuk dalam daftar tunggu untuk turnamen mendatang.
Turnamen ini juga disebut terlaksana tanpa melibatkan APBD Buleleng, meski olahraga ini dikonotasikan mahal, melainkan dipenuhi melalui partisipasi dari pegolf asal Buleleng yang tinggal di Kota Denpasar.
”Ada 48 orang yang belum bisa kami terima. Artinya masyarakat merindukan event ini. Dari total 120 peserta, ada 37 orang lokal Desa Pancasari,” ujar I Putu Adiptha Ekaputra selaku penanggung jawab kegiatan.
Menurutnya, olahraga golf melatih pemainnya untuk memenuhi sportivitas, menjalin komunikasi, disiplin terhadap diri sendiri, menjaga emosi, hingga belajar bersabar.
Buah kesabaran mereka dalam turnamen ini adalah hadiah dua mobil, sebagai hadiah utama. Apabila berhasil melakukan hole in one.
Kegiatan ini disebut tidak hanya event olahraga saja, melainkan digabungkan juga dengan kegiatan sosial.
Selain pembagian sembako kepada masyarakat Desa Pancasari dan Wanagiri, juga dilakukan pemberian beasiswa kepada siswa yang berprestasi, namun kurang mampu. Beasiswanya berupa bantuan pendidikan.
”Harapannya, kegiatan ini yang telah lama tidur, dapat menjadi agenda rutin tahunan kedepan,” tegas Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.
Editor : Donny Tabelak