RadarBuleleng.id - Pekan keempat Liga 2 Pegadaian Championship sangat emosional bagi Kas Hartadi, pelatih PSMS Medan.
Dia harus mengalahkan Sriwijaya FC yang dibela anak kandungnya, King Erick Cantona.
Dua klub yang malang-melintang dalam dunia sepakbola Indonesia ini memang akan bertemu di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (4/10/2025) sore.
PSMS menargetkan poin penuh demi mempertahankan tren positif setelah pada laga terakhir mengalahkan Sumsel United.
Sriwijaya juga demikian, berada di dasar klasemen sementara dengan tidak pernah menang menjadi pelecutnya.
Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya, harus bangkit meski harus berlaga di kandang lawan.
Bagaimana pun klub asal Palembang ini tentu tak mau bernasib sama dengan klub sedaerahnya yang takluk dari PSMS pekan lalu.
"Saya yakin, anak-anak mampu bangkit saat laga kontra PSMS Medan. Kami tidak akan menyerah," kata Pelatih Sriwijaya FC, Achmad Zulkifli.
Menariknya, Sriwijaya merilis daftar pemain dengan total 22 orang dan ada nama King Erick Cantona. Nama ini tak lain adalah anak Pelatih PSMS, Kas Hartadi.
Erick resmi bergabung dengan Sriwijaya sejak awal Agustus 2025, setelah berpisah dengan PSKC Cimahi.
Bagi Erick, kesempatan tampil melawan tim asuhan sang ayah tentu membawa pesan campur aduk.
Namun, sebagai pesepakbola profesional, dia yakin akan tetap fokus memberikan kemampuan terbaik demi poin penuh Sriwijaya.
Di sisi lain, Kas Hartadi mengaku selalu memotivasi putranya untuk terus berkembang di karirnya, meskipun kini harus berbeda klub.
“Semoga saja dia ikut ke Medan, kalau pun enggak dibawa saya pesan ke anak saya supaya tetap motivasi tinggi. Jangan kendor untuk berlatihnya,” katanya.
Sebagai informasi, Kas Hartadi juga bukan sosok asing bagi Sriwijaya. Dia sempat menyelamatkan Sriwijaya dan bahkan pernah mengantarkan Laskar Wong Kito meraih gelar juara Liga Indonesia 2012.
"Meski Sriwijaya belum menang, saya pesan ke pemain jangan meremehkan. Target kita di kandang harus tiga poin," tegas Kas Hartadi.
PSMS saat ini berada di peringkat ke-5 Grup 1 dengan koleksi 4 poin dari 3 laga. Buah dari 1 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan.
Performa Ayam Kinantan menunjukkan tren positif setelah sempat terseok di awal musim.
Sebaliknya Sriwijaya hanya mampu mengunpulkan satu poin dari satu seri dan dua kekalahan. Posisinya berada di dasar klasemen.
Posisi di klasemen sementara bukan jaminan laga tidak sengit, pasalnya partai bertajuk 'Derby Sumatera' ini diyakini berjalan sengit dan sarat gengsi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya