RadarBuleleng.id - Pekan kelima Grup 1 Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 akan mempertemukan PSPS Pekanbaru vs Sriwijaya FC.
Pertemuan dua klub asal Sumatera di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Jumat (10/10/2025) sore ini bisa disebut sebagai laga luka.
Pasalnya, hingga pekan keempat, kedua tim belum pernah merasakan menang.
Sriwijaya berada di dasar klasemen dengan poin 1, sedangkan PSPS satu strip di atasnya berkat dua kali imbang.
"PSPS juga sama seperti kita, berada di papan bawah. Jadi pertandingan ini penting sekali untuk membangkitkan mental dan mendapatkan poin berharga,” kata Pelatih Sriwijaya FC, Achmad Zulkifli.
Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya, kalah 0-2 dari Garudayaksa FC di laga perdana. Laga kedua bermain imbang 3-3 dengan Persikad Depok.
Dua laga berikutnya kembali berakhir pahit, masing-masing kalah 2-3 dari Persiraja Banda Aceh dan 1-3 dari PSMS Medan.
"Kekalahan saat melawan PSMS Medan pasti sangat membuat mental kita down. Tugas berat kami tim pelatih untuk mengembalikannya,” tambahnya.
Pelatih asal Aceh ini menegaskan timnya siap bangkit. Untuk itu, sebelum berangkat ke Pekanbaru, dirinya bersama jajaran pelatih lebih dulu mempersiapkan mental para pemain.
"Kami terus melakukan evaluasi, laga hadapi PSPS diibaratlan sebagai laga hidup mati," timpal Direktur Olahraga Sriwijaya, Anggoro Prajestas, di Instagram @sfctalks.
Di sisi lain, Askar Bertuah, julukan PSPS, pada laga perdana dibantai 4-0 oleh Bekasi City.
Pada pekan kedua mampu bangkit dan menahan PSMS Medan dengan skor 3-3 dan dilanjuti bermain seri melawan Garudayaksa FC 2-2.
Pada pekan keempat, PSPS kembali terpuruk setelah takluk 0-1 dari Persikad Depok.
Masalah bisa runyam karena tuan rumah dalam kondisi kurang siap. Pasalnya jajaran pelatih PSPS belum tetap setelah klub ini memecat Ilham Romadhona.
"Masih caretaker coach Ibnu Graham," sebut CEO PSPS, Edward Riansyah. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya