RadarBuleleng.id - Persela Lamongan secara resmi memecat Aji Santoso sebagai pelatih untuk Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026.
Alasan manajemen terletak pada prestasi Laskar Joko Tingkir yang tidak mengkilap dalam empat laga awal dan Aji Santoso adalah sosok yang paling bertanggung jawab.
"Untuk coach Aji Santoso, manajemen memutuskan untuk memberhentikan karena tidak mencapai target selama empat laga awal," kata CEO Persela, Fariz Julinar Maurisal, Rabu (8/10/2024).
Dari empat laga yang telah dijalani, Persela baru mampu mengumpulkan empat poin. Hasil itu diperoleh dari satu kemenangan, satu kali imbang, dan dua kekalahan.
Catatan tersebut menempatkan Laskar Joko Tingkir sementara di posisi ketujuh klasemen Grup 2 Liga Championship 2025–2026.
"Dua kekalahan di kandang sangat merugikan tim,” tambahnya.
Sejatinya Aji Santoso sudah pernah menukangi Persela. Tepatnya pada 2019, dia mengundurkan diri setelah tim gagal menunjukkan performa konsisten di Liga 1 Indonesia.
Kini, kabar yang merebak dari sumber internal, sebelum laga melawan Persipura Jayapura, Aji Santoso dikatakan sempat mengajukan pengunduran diri.
Sang sumber mengatakan hubungan antara Aji Santoso dan manajemen tim memang sudah mulai renggang sejak awal musim.
Ketidakharmonisan dengan manajemen disebut muncul karena Aji Santoso merasa pihak manajemen terlalu banyak ikut campur dalam urusan teknis di lapangan, yang seharusnya ranah pelatih.
Setelah memecat Aji Santoso, manajemen menunjuk Ragil Sudirman sebagai pelatih kepala sementara untuk memimpin tim pada laga tandang berikutnya melawan Persiba Balikpapan pada 12 Oktober 2025 mendatang.
Kabar pemecatan Aji Santoso ini langsung disambut publik Pekanbaru.
Pasalnya, klub kebangaan mereka PSPS juga sedang tidak memiliki pelatih utama setelah memecat Ilham Romadhona.
Akun Instagram @bertuah1955.id langsung mengunggah kemungkinan Aji Santoso bergabung ke tim asal Riau tersebut.
Tak pelak rumor merebak hingga CEO PSPS, Edward Riansyah, buka suara.
"Kita tunggu dalam beberapa hari ke depan yah," ujarnya.
Fokus tim saat ini adalah pertandingan kandang penting melawan Sriwijaya FC. "Kita fokus laga Sriwijaya dulu," tambahnya.
Pada pekan kelima, Jumat (10/10/2025) sore, Askar Bertuah akan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kaharuddin Nasution.
"Masih caretaker coach Ibnu Graham," sebut Edward soal pemimpin PSPS dalam laga kandang itu.
Sebagai informasi, Aji Santoso bukanlah sosok yang asing bagi publik Pekanbaru. Mantan pelatih Persebaya ini pernah menukangi PSPS Juni 2024 lalu.
Di tangan Aji Santoso, PSPS Pekanbaru pun hampir saja lolos ke Liga 1, namun nasib berkata lain.
Liga 2 musim ini memang kejam bagi pelatih, sebelum Aji Santoso dan Ilham Romadhona, Kahudi Wahyu juga dipecat dari PSIS Semarang.
Satu lagi, Delfi Adri pelatih Persipal Palu pun mengalami nasib yang sama. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya