RadarBuleleng.id - Kursi panas pelatih Tim Nasional Indonesia kembali menjadi sorotan dunia setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert.
Namun, kali ini, rumor yang beredar jauh lebih spektakuler. Louis van Gaal, pelatih legendaris Belanda dengan reputasi juara di seluruh Eropa, santer dikabarkan menjadi kandidat terkuat pengganti Kluivert.
Spekulasi ini tak hanya beredar di media sosial Tanah Air, tetapi juga menjadi topik hangat di media-media Eropa.
Terutama setelah munculnya "kode keras" yang mengaitkan waktu pengumuman Van Gaal dengan kebutuhan mendesak PSSI.
Rumor kepindahan Louis van Gaal (LVG) ke Timnas Indonesia mencapai puncaknya setelah terjadi dua peristiwa yang berdekatan.
Pertama tentu saja terkait dengan pemecatan Patrick Kluivert dan timnya, pada Kamis (16/10/2025) lalu.
Saat itu PSSI resmi mengumumkan berakhirnya kontrak dengan Patrick Kluivert, menyusul hasil yang kurang memuaskan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kemudian meminta waktu dua hari untuk memberikan pernyataan resmi mengenai pelatih pengganti.
Secara bersamaan, portal olahraga internasional, termasuk media ternama Belanda 433 dan The Touchline (Inggris), melaporkan bahwa Louis van Gaal dijadwalkan akan menggelar konferensi pers pada Senin (20/10/2025).
Louis mengklaim mengumumkan sebuah "berita besar" terkait masa depannya.
Waktu pengumuman yang berdekatan dengan batas waktu janji Erick Thohir membuat publik berspekulasi keras.
Isu ini semakin diperkuat oleh respons dari jurnalis olahraga Spanyol, Victor Catalina.
Melalui akun media sosialnya, Catalina merespons kabar konferensi pers LVG dengan menuliskan "Selamat Datang Louis van Gaal" yang disematkan dengan emotikon bendera Indonesia.
Isyarat tersebut memicu keyakinan di kalangan penggemar bahwa negosiasi antara PSSI dan "Iron Tulip" (julukan Van Gaal) sudah mencapai tahap akhir.
Meskipun dengan gaji yang fantastis, PSSI tetap mempertimbangkan untuk merektur Louis van Gaal sebagai pelatih.
Pria yang berusia 74 tahun itu telah memenangkan gelar liga di tiga negara berbeda. Seperti Belanda, Spanyol, dan Jerman.
Dia juga berhasil membawa Timnas Belanda meraih posisi ketiga Piala Dunia 2014. Reputasi ini sejalan dengan ambisi PSSI untuk menunjuk pelatih berkaliber dunia.
Van Gaal dinilai sangat memahami kultur dan kualitas pemain keturunan Belanda, yang saat ini menjadi pilar utama kekuatan Timnas Indonesia. Ia diyakini akan lebih mudah mengoptimalkan potensi pemain-pemain tersebut.
Sempat menolak tawaran pada awal 2025 karena masalah kesehatan, pada Juli 2025 menyatakan telah pulih sepenuhnya dari kanker prostat.
Kondisi fisik yang membaik membuka kemungkinan baginya untuk kembali ke lapangan.
Meskipun antusiasme publik Indonesia sangat tinggi, tantangan terbesar PSSI adalah masalah finansial.
Diperkirakan, gaji Louis van Gaal mencapai nominal fantastis, jauh melampaui gaji pelatih sebelumnya.
Sumber-sumber media menyebutkan angka tersebut bisa mencapai dua kali lipat dari gaji Shin Tae-yong, yang berarti PSSI harus siap merogoh kocek hingga puluhan miliar per tahun.
Selain itu, terdapat pandangan skeptis dari beberapa pihak di Belanda. Mereka menyoroti pernyataan LVG sebelumnya yang ingin menikmati masa pensiun dan tidak lagi terlibat dalam pekerjaan klub yang membutuhkan jadwal harian yang ketat.
Hingga saat ini, baik Erick Thohir maupun Louis van Gaal belum memberikan konfirmasi resmi yang memastikan kebenaran rumor ini. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya