SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Buleleng kini tengah bersiap menyambut ajang internasional bergengsi, Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 tahun 2025.
Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 dijadwalkan berlangsung pada 1-8 November 2025 di GOR Undiksha, Desa Jinengdalem, Kabupaten Buleleng, Bali.
Minggu (19/10/2025) pagi, Ketua Panitia Kejuaraan Dunia Vovinam yang juga Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengecek kondisi venue pertandingan.
Adapun lokasi yang dijadikan arena pertandingan, adalah GOR Tenis Indoor di areal kampus Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha.
Supriatna mengaku ingin memastikan kesiapan infrastruktur dan penataan venue agar bisa memberikan kesan terbaik bagi peserta dari berbagai negara.
“Kita ingin memastikan kesiapan tempat secara detail agar penyelenggaraan kejuaraan dunia Vovinam ke-8 di Buleleng berjalan sempurna,” ujar Supriatna.
Menurutnya, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para atlet dan delegasi internasional.
Secara umum kondisi venue sudah sangat representatif. Hanya perlu penyempurnaan di beberapa bagian, termasuk perapian taman dan perbaikan akses jalan menuju lokasi.
“Mungkin ada beberapa tanaman yang perlu dirapikan, jalan berlubang kita perbaiki, termasuk area di dalam kampus agar terlihat lebih rapi,” tambahnya.
Menurutnya pemerintah akan menggerakkan seluruh elemen, mulai dari perangkat desa, bendesa adat, kecamatan, hingga dinas terkait.
“Semua pihak mendukung, karena ini bukan hanya kegiatan olahraga, tapi juga kehormatan bagi Buleleng sebagai tuan rumah kejuaraan dunia,” tegas Supriatna.
Sementara itu, Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha, I Ketut Yoda, menyatakan kesiapan penuh fasilitas kampus untuk kejuaraan bela diri asal Vietnam itu.
“Kita sudah dinyatakan layak oleh tim dari federasi internasional. Mereka menilai lapangan tenis indoor kita memenuhi standar untuk kejuaraan dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh fasilitas pendukung sudah disiapkan dengan baik.
“Tribun penonton sudah siap, ruang ganti juga tersedia, begitu pula area parkir dan tempat UMKM. Semua sudah diverifikasi tim observasi dan panitia,” jelasnya.
Venue utama tersebut mampu menampung sekitar 500 penonton di tribun, dengan area parkir luas di kawasan Fakultas Olahraga dan Kesehatan, sehingga tidak akan menjadi kendala selama kejuaraan berlangsung. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya