RadarBuleleng.id - Persela Lamongan menatap pekan ketujuh Liga 2 Pegadaian Championsip 2025-2026 dengan yakin.
Dua kemenangan tandang sebelumnya membuat klub yang berjuluk Laskar Joko Tingkir ini memiliki modal besar.
Terkhusus pada laga terakhir ketika mampu menang dari salah satu raksasa Grup 2, Barito Putera, yang sebelumnya tak pernah kalah dan kebobolan.
Kini pada laga di Stadion Surajaya, Lamongan, besok Sabtu (25/10/2025), Persela punya kesempatan membunuh raksasa lainnya, PSS Sleman.
Super Elang Jawa, julukan PSS, dan Barito Putera adalah dua tim yang mengusai klasemen dengan nilai sempurna hingga pekan kelima.
Kedua tim selalu menang dalam setiap laga dan baru pekan keenam muncul Persela yang mampu membuyarkan Barito Putera.
Artinya, seandainya Persela bisa mengungguli PSS, maka dua raksasa Grup 2 pun lenyap di tangan Laskar Joko Tingkir.
Masalahnya, tim yang belum punya pelatih tetap selepas Aji Santoso ini dalam kondisi pincang.
"Untuk persiapan lawan Sleman, kita gak ada Esteban (Vizcarra) sama (Jonathan) Bustos, tapi kita masih ada pemain lain," kata Ragil Sudirman, pelatih sementara Persela.
Bustos, sang kreator serangan sekaligus top skor Persela musim ini, harus menepi akibat akumulasi kartu kuning.
Gelandang asal Argentina itu selama ini menjadi motor serangan sekaligus penentu kemenangan tim, termasuk ketika Persela menumbangkan Barito Putera pekan lalu.
Gol jarak jauhnya menjadi pembeda yang mengakhiri rekor sempurna Laskar Antasari.
Vizcarra juga dipastikan absen usai menerima kartu merah pada laga yang sama.
Pemain naturalisasi berdarah Argentina itu diusir wasit setelah mendapatkan dua kartu kuning karena insiden dengan pemain Barito Putera.
"Ya, artinya ini bisa jadi keuntungan buat kami, bisa juga tidak. Karena sepakbola kan 11 pemain," kata Pelatih PSS, Ansyari Lubis.
Dengan kata lain, Ansyari Lubis justru mewaspadai kekuatan Persela secara tim.
"Artinya tidak melihat itu lantas kami menganggap mereka lemah. Siapa pun lawan kita, kami anggap itu merupakan tim yang bagus," tegasnya.
Ansyari Lubis pun mengakui bahwa tren positif yang baru saja diraih Laskar Joko Tingkir akan mendongkrak mental dan moral para pemain jelang laga kontra PSS.
"Dua kali kemenangan berturut-turut, pasti akan membuat moral mereka akan naik," jelasnya.
Menariknya, PSS datang ke Lamongan dengan rekor sempurna, mencatat enam kemenangan beruntun sekaligus mengumpulkan poin maksimal.
"Tapi kami juga punya tren kemenangan, ya, dan itu harus kita pertahankan. Jadi seluruh pemain sudah siap tempur untuk menghadapi Persela," pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya