RadarBuleleng.id - Makan Konate menjadi fokus PSPS Pekanbaru saat bertandang ke Adhyaksa FC dalam kompetisi lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship.
Pemain Mali itu dianggap motor permainan Adhyaksa, sudah mengemas lima gol, jadi harus dibungkam.
"Kami tahu kualitas Kanote, tapi kami juga tahu bagaimana cara menghentikannya," kata Pelatih PSPS, Aji Santoso.
Nama Kanote memang bukan baru, sang gelandang pernah membela Askar Bertuah, julukan PSPS, pada 2012.
Kanote juga memiliki pengalaman panjang di Liga 1 bersama klub-klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Arema Malang.
“Dia pernah jadi bagian dari PSPS, dan itu bisa jadi keuntungan bagi kami,” tambah Aji Santoso.
Mantan pelatih Persela Lamongan ini menekankan, selain menghentikan Konate, poin adalah sesuatu yang penting.
Pada laga yang digelar di Banten Internasional Stadium, Serang, Sabtu (1/11/2025) pukul 15.30 WIB itu, PSPS incar hasil maksimal.
“Kami datang bukan untuk bertahan, tapi untuk menang. Anak-anak sudah siap tempur,” tegasnya.
Ritme baik PSPS memang membaik setelah Aji Santoso menjadi pelatih kepala menggantikan Ilham Romadhona.
Terbukti dalam tiga laga terakhir, PSPS berhasil mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Tambahan tujuh poin itu membawa PSPS naik ke posisi keenam klasemen sementara Grup 1 Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026.
"Kami sudah pelajari kekuatan Adhyaksa FC. Mereka memang solid, tapi kami datang dengan semangat dan strategi yang matang,” tegas Aji Santoso.
Masalahnya, tuan rumah Adhyaksa juga tengah dalam momen kebangkitan.
Setelah empat laga tanpa kemenangan, klub ini berhasil memetik tiga poin penting saat menumbangkan Sumsel United FC di laga tandang pekan lalu.
Kini, Adhyaksa di peringkat ketiga klasemen sementara dengan poin sama seperti PSMS yang berada di posisi kedua, dan hanya terpaut lima angka dari Garudayaksa.
Tim ysng dilatih Ade Suhendra ini mengoleksi 12 poin dari tujuh pertandingan, sementara PSPS membuntuti di posisi enam dengan 9 poin.
Adhyaksa pun dikenal sebagai tim yang konsisten dan produktif. Mereka telah mencetak 12 gol dari tujuh laga.
Kekurangannya adalah ketika sempat kehilangan poin saat ditahan imbang oleh Persikad Depok, Persekat, dan PSMS serta kalah dari Garudayaksa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya