SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Semarak HUT ke-422 Kota Singaraja juga diramaikan oleh kejuaraan bridge berpasangan yang digelar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Buleleng.
Ajang tersebut berlangsung di Rangon Sunset Singaraja, Minggu (29/3/2026). Puluhan peserta dari berbagai kategori mengikuti kompetisi tersebut.
Sebanyak 36 orang pemain ambil bagian, terbagi dalam kategori SMP, SMA, dan umum.
Kejuaraan ini tak sekadar menjadi ajang adu strategi, tetapi juga menjadi sarana penjaringan atlet potensial untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Ketua GABSI Buleleng, Made Nurija, mengungkapkan minat generasi muda terhadap olahraga bridge terus meningkat. Hal tersebut terlihat dari antusiasme pelajar yang aktif mengikuti pembinaan di sejumlah sekolah.
“Sampai hari ini minat siswa sangat luar biasa. Kami sudah mengembangkan pembinaan di beberapa sekolah tingkat SMP seperti di Gerokgak, SMPN 4 Singaraja dan SMPN 8 Singaraja. Di tingkat SMA kami kerjasama dengan SMAN 2 Singaraja dan SMAN 3 Singaraja,” ujarnya.
Dalam kejuaraan kali ini, sebanyak 12 peserta berasal dari SMP Negeri 8 Singaraja yang telah mendapatkan pembinaan langsung di sekolah. Untuk kategori usia, GABSI menetapkan batas minimal peserta antara 13 hingga 14 tahun.
Namun demikian, GABSI Buleleng masih menghadapi tantangan dalam menjaring atlet di tingkat SMA. Banyak pelajar yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah, sehingga pembinaan menjadi terbatas.
Sementara untuk tingkat mahasiswa, pengembangan atlet dilakukan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bridge di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).
Sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027, GABSI Buleleng mulai mematangkan persiapan.
Selain mempertahankan atlet yang tampil pada Porprov sebelumnya, peluang juga dibuka bagi atlet muda berbakat, termasuk dari kalangan pelajar, atlet putri, hingga guru yang pernah aktif bermain bridge.
“Kami juga menargetkan penambahan nomor pertandingan. Ke depan, kami berupaya bisa mengikuti minimal delapan nomor pertandingan,” tambahnya.
Sementara itu, atlet bridge putri Buleleng, Ni Kade Oki Suandari, menyatakan kesiapannya menghadapi Porprov mendatang.
Atlet yang akrab disapa Oki ini sebelumnya sukses meraih prestasi di tiga nomor sekaligus, yakni tunggal putri, pasangan putri, dan campuran.
“Untuk seleksi Porprov tahun depan, saya akan terus berlatih dan menjaga kondisi, termasuk pola makan. Karena dalam permainan bridge membutuhkan konsentrasi tinggi dan duduk dalam waktu lama,” ungkapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya