Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Berkompetisi di Kejuaraan Dunia, Dua Srikandi Panjat Tebing Buleleng Diharapkan Lolos Asian Games 2026

Eka Prasetya • Rabu, 8 April 2026 | 17:24 WIB
MENUJU KEJUARAAN DUNIA: Kadek Adi Asih (kiri) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (kanan) berkompetisi pada kejuaraan dunia panjat tebing.
MENUJU KEJUARAAN DUNIA: Kadek Adi Asih (kiri) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (kanan) berkompetisi pada kejuaraan dunia panjat tebing.

 

RadarBuleleng.id - Timnas panjat tebing Indonesia resmi akan menghadapi kejuaraan dunia pada ajang World Climbing Asia Championship Meishan 2026 yang digelar di China. 

Dari sekian nama yang dibawa, sorotan tertuju pada dua srikandi asal Kabupaten Buleleng, Bali. 

Mereka adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, yang diharapkan menjadi kunci pada nomor speed putri.

Kejuaraan yang digelar di Meishan ini bukan sekadar kejuaraan biasa. Kompetisi tersebut menjadi kualifikasi terakhir untuk memperebutkan tiket menuju Asian Games 2026 di Jepang.

Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah meloloskan atlet, khususnya di nomor speed.

“Fokus Timnas Panjat Tebing saat ini adalah lolos ke Asian Games 2026,” ujarnya.

Di sektor speed putri, nama Desak Made Rita Kusuma Dewi bukan sosok baru. Atlet asal Bali ini dikenal sebagai salah satu andalan Indonesia di nomor speed dengan segudang pengalaman di level internasional. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi motor utama untuk mengamankan tiket.

Tak hanya Desak, Kadek Adi Asih juga menjadi perhatian. Atlet muda ini dinilai memiliki perkembangan signifikan dan berpotensi memberikan kejutan di ajang kualifikasi terakhir tersebut.

Kombinasi pengalaman Desak Rita dan semangat muda Kadek Adi Asih menjadi kekuatan tersendiri bagi Indonesia dalam upaya merebut kuota maksimal, yakni dua atlet putri di nomor speed.

Secara keseluruhan, Indonesia menurunkan 16 atlet terbaik yang terdiri dari berbagai disiplin. Namun, sektor speed menjadi prioritas utama karena peluang lolos ke Asian Games masih terbuka lebar.

Sebelumnya, tiga atlet Indonesia telah lebih dulu memastikan tiket ke Asian Games 2026, yakni Ravianto Ramadhan (boulder putra), Putra Tri Ramadani (lead putra), dan Sukma Lintang Cahyani (lead putri).

Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, menegaskan bahwa target tim tidak hanya sekadar lolos, tetapi juga menjaga tradisi prestasi yang sudah diraih sebelumnya.

Pada Asian Games Hangzhou 2022, Indonesia sukses membawa pulang satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Capaian tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet yang kini bertarung di jalur kualifikasi.

Pelatih tim speed, Galar Pandu Asmoro, mengakui persaingan internal untuk masuk skuad cukup ketat. 

Para atlet menunjukkan performa terbaik selama masa seleksi, sehingga tim pelatih harus melakukan analisis mendalam sebelum menentukan nama yang diberangkatkan.

Meski demikian, ia optimistis komposisi tim saat ini, termasuk duet Desak Rita dan Kadek Adi Asih, mampu tampil maksimal dan mengamankan tiket ke Asian Games 2026. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#kejuaraan dunia #Desak Rita #panjat tebing #asian games #Kadek Adi Asih