SINGARAJA, RadarBuleleng.id - KONI Buleleng menyiapkan skema sponsorship untuk memperkuat dukungan pembiayaan bagi atlet berprestasi.
Langkah tersebut diharapkan mampu memaksimalkan dukungan, khususnya bagi atlet yang berlaga di tingkat nasional hingga internasional.
Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan ramah tamah bersama atlet berprestasi di Singaraja, Rabu (15/4/2026) malam.
Sebanyak 20 atlet dari berbagai cabang olahraga hadir. Para atlet itu pernah berkompetisi pada ajang SEA Games 2025, kejuaraan Asia, hingga Kejurnas.
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, menegaskan pihaknya bersama pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian kepada atlet, meski keterbatasan anggaran masih menjadi kendala.
“Kami sedang menyiapkan skema sponsorship sebagai salah satu solusi untuk membantu kebutuhan atlet, terutama yang akan berlaga di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia menekankan, keterbatasan tersebut tidak boleh mematahkan semangat juang atlet. Supriatna juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan komunikasi yang baik, baik antar atlet maupun dengan pengurus.
“Kami minta para atlet tetap solid, saling mendukung, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal yang bisa mengganggu fokus. Tujuan utama tetap prestasi,” tegasnya.
Selain itu, ia mengimbau setiap persoalan disampaikan melalui jalur yang tepat agar bisa diselesaikan bersama tanpa menimbulkan polemik.
Sementara itu, atlet woodball Buleleng peraih medali perak SEA Games Thailand 2025, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet, mengapresiasi langkah KONI dalam mendukung atlet.
Ia menegaskan, prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan kerja sama yang solid.
“Atlet wajar merasa kecewa, namun jangan sampai hal tersebut membuat kita menyerah. Tetap ikuti prosedur yang ada dan hindari saling menyalahkan. Kita harus saling mendukung,” ujarnya.
Ia juga menilai dukungan pemerintah dan KONI Buleleng selama ini sudah berjalan baik. Ia mengaku mendapat berbagai fasilitas, termasuk kemudahan saat mengikuti training camp hingga dukungan dari Disdikpora. Ia pun mengajak atlet muda untuk tetap setia membela daerah asal.
“Membela tanah kelahiran adalah kebanggaan. Jangan berpindah hanya karena faktor materi. Mari terus berjuang untuk Buleleng,” katanya.
Hal senada disampaikan orangtua atlet pickleball, Artiningsih. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah dan KONI, terutama saat anaknya mengikuti kejuaraan di luar daerah.
Ia berharap ke depan fasilitas dan venue olahraga di Buleleng bisa lebih dimaksimalkan.
“Kalau pemerintahnya semangat, kami sebagai orangtua juga akan terus mendampingi anak-anak meraih mimpi,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya