Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pecahkan Rekor Dunia, Duo Atlet Panjat Tebing Buleleng Sabet Emas Speed Relay Asian Beach Games 2026

Eka Prasetya • Kamis, 30 April 2026 | 09:05 WIB
REBUT EMAS: Atlet panjat tebing asal Buleleng, Kadek Adi Asih (kiri) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (kanan) meraih medali emas pada ajang Asian Beach Games 2026. (NOC Indonesia)
REBUT EMAS: Atlet panjat tebing asal Buleleng, Kadek Adi Asih (kiri) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (kanan) meraih medali emas pada ajang Asian Beach Games 2026. (NOC Indonesia)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Tim putri panjat tebing Indonesia tampil gemilang di Asian Beach Games Sanya 2026. 

Duo atlet asal Buleleng, Bali, yakni Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih sukses meraih medali emas pada nomor speed relay, Rabu (29/4/2026). 

Tak hanya itu, atlet kebanggaan Indonesia itu sekaligus memecahkan rekor dunia pada kategori speed relay putri.

Catatan waktu 13,174 detik yang dibukukan keduanya saat semifinal menjadi rekor dunia baru nomor speed relay putri. 

Pada babak semi final Mereka mengungguli wakil tuan rumah Zhou Yafei dan Lijuan Dheng yang mencatatkan waktu 13,178 detik, selisih tipis hanya 0,004 detik.

Performa impresif itu berlanjut di babak final. Desak Rita dan Adi Asih tampil dominan saat menghadapi pasangan Korea Selatan, Jong Jimin dan Hanareum Sung. 

Tim Indonesia mencatatkan waktu 13,76 detik, jauh lebih cepat dibanding lawannya yang membukukan 16,50 detik.

“Pastinya (keberhasilan hari ini), bukan merupakan hasil dari persiapan yang singkat. Kami telah berlatih bersama tim dan mengevaluasi dan memperbaiki berbagai gerakan secara detail,” ungkap Desak.

Meski berhasil meraih emas dan memecahkan rekor dunia, Desak menegaskan dirinya tidak ingin cepat puas. Ia menyebut masih banyak kejuaraan yang harus dihadapi ke depan.

Sementara itu, Kadek Adi Asih menilai peran pelatih baru Timnas, Galar Pandu Asmoro, dalam peningkatan performanya. Ia menilai program latihan yang diterapkan cukup efektif.

“Peran pelatih bagi saya (dalam membantu meningkatkan performanya hari ini) cukup baik dan sangat mendukung, karena di sesi latihan itu ada latihan terbaru seperti latihan teknik, sprint, dan lain sebagainya,” kata Asih.

Di sektor putra, pasangan Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi harus puas dengan medali perak. 

Mereka kalah tipis dari wakil Tiongkok, Jianguo Long dan Zhao Yicheng yang juga memecahkan rekor dunia dengan waktu 9,757 detik. Sementara pasangan Indonesia mencatatkan waktu 9,80 detik.

Hasil ini turut memperbaiki capaian tim Indonesia, setelah sebelumnya Robby juga meraih medali perak di nomor speed putra.

Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, mengapresiasi perjuangan para atlet. Ia berharap hasil di Sanya menjadi motivasi untuk menghadapi ajang berikutnya.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya perjuangan seluruh atlet yang bermain di Asian Beach Games Sanya 2026. Raihan hari ini semoga menjadi pelecut untuk menatap seri World Climbing Series 2026 pertama di Wujiang minggu depan,” ujarnya.

Pelatih Galar Pandu Asmoro juga mengaku bangga dengan perkembangan atlet, terutama dari sisi catatan waktu yang dinilai terus meningkat.

“Yang pasti iya ya (hasil hari ini menjadi indakator yang baik untuk kesiapan parat atlet menghadapi World Climbing Series), terutama dari segi catatan waktu khususnya para atlet muda kita, saya melihat ada peningkatan dan membuat saya selaku pelatih juga merasa cukup bangga,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, Timnas panjat tebing Indonesia akan kembali berlaga pada World Climbing Series 2026. Seri perdana dijadwalkan berlangsung di Wujiang, Tiongkok, pada 8–10 Mei 2026. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Asian Beach Games #medali emas #panjat tebing #atlet #buleleng