Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gagal Pertahankan Gelar Juara Umum, Forki Buleleng Harus Puas di Peringkat Ketiga Porjar

Marsellus Pampur • Selasa, 9 Juni 2026 | 04:17 WIB
HARUS PUAS DI PERINGKAT TIGA: Para pengurus dan  atlet karate di bawah binaan Forki Buleleng yang bertanding pada ajang Porjar Bali 2026. Tahun ini mereka harus puas berada di peringkat ketigas perolehan medali. (Forki Buleleng)
HARUS PUAS DI PERINGKAT TIGA: Para pengurus dan atlet karate di bawah binaan Forki Buleleng yang bertanding pada ajang Porjar Bali 2026. Tahun ini mereka harus puas berada di peringkat ketigas perolehan medali. (Forki Buleleng)

 

RadarBuleleng.id – Para karateka binaan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Buleleng harus puas berada di peringkat ketiga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026. 

Padahal saat bertanding di GOR Lila Bhuana Denpasar, pada 5–7 Juni 2026 lalu, kontingen karate Buleleng berhasil mengoleksi total 30 medali.

Dari 44 orang atlet yang diturunkan, Forki Buleleng mengamankan enam medali emas, 12 medali perak, dan 12 medali perunggu. 

Raihan tersebut mengantarkan Buleleng menempati posisi ketiga klasemen akhir cabang olahraga karate, di bawah Kota Denpasar yang keluar sebagai juara umum dan Kabupaten Badung di peringkat kedua.

Koordinator Forki Buleleng pada Porjar Bali 2026, I Ketut Subagia, mengatakan hasil tersebut tetap menjadi bukti konsistensi Buleleng sebagai salah satu daerah dengan kekuatan karate yang diperhitungkan di Bali.

Menurutnya, seluruh atlet, pelatih, dan official telah memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan berlangsung. Hanya saja, persaingan antar daerah pada tahun ini berlangsung jauh lebih ketat dibandingkan edisi sebelumnya.

"Persaingan tahun ini sangat ketat dan perkembangan karate di Bali juga semakin merata," ujarnya, Senin (8/6/2026).

Subagia mengakui hasil kali ini membuat Forki Buleleng gagal mempertahankan status juara umum yang sebelumnya berhasil diraih selama tiga tahun berturut-turut. 

Meski demikian, capaian tersebut tetap menjadi modal penting untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forki Buleleng, Ketut Putra Sedana, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah. 

Pria yang akrab disapa Caput itu menilai perolehan 30 medali merupakan pencapaian yang patut dibanggakan, meskipun belum sesuai target yang ditetapkan sebelumnya.

"Ini tetap capaian yang membanggakan, namun tentu akan menjadi bahan evaluasi ke depan," tegasnya.

Caput menambahkan, Forki Buleleng akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan atlet. 

Langkah tersebut dilakukan agar prestasi karate Buleleng dapat terus meningkat dan kembali bersaing merebut posisi puncak pada ajang mendatang.

Adapun medali emas Buleleng diraih dari nomor Kata Beregu SD Putri, Kata Beregu SD Putra, Kata Beregu SMA Putri, Kumite +56 Kg SD Putra, Kumite -61 Kg SMA Putra, serta Kumite -76 Kg SMA Putra. 

Selain enam emas, kontingen Buleleng juga mengumpulkan 12 medali perak dan 12 medali perunggu dari berbagai nomor kata maupun kumite pada tingkat SD, SMP, hingga SMA. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#olahraga #medali #Porjar #karate #buleleng