SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pembalap muda Buleleng kembali menunjukkan tajinya di lintasan.
Turun dalam ajang “Dinar Jegeg Bali Roadrace Championship Seri 2” yang berlangsung di Sirkuit NP depan Kantor Bupati Jembrana pada 20–21 Juni 2026, para atlet binaan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Buleleng sukses membawa pulang sederet podium dari berbagai kelas yang dipertandingkan.
Meski harus bersaing dengan pembalap-pembalap tangguh dari Jawa, Sulawesi, Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur, para rider Buleleng mampu tampil kompetitif dan menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Salah satu bintang dalam kejuaraan tersebut adalah Kadek Dwi Surya Putra. Pembalap muda ini tampil impresif dengan mengoleksi enam podium sekaligus selama dua hari perlombaan.
Kadek Dwi berhasil meraih juara pertama pada Kelas Matic 131 cc Pemula dan Kelas Matic 131 TU Lokal Singaraja. Tak hanya itu, ia juga finis sebagai juara kedua pada Kelas Matic 116 TU Pemula, Kelas 2 Tak 125 cc Lokal Bali, serta Kelas 2 Tak 116 cc Pemula. Sementara pada Kelas 2 Tak 116 cc Lokal Bali, ia berhasil naik podium ketiga.
Penampilannya nyaris sempurna setelah juga finis di posisi keempat pada Kelas Bebek 4 Tak 130 cc Lokal Bali.
Prestasi tak kalah membanggakan ditorehkan Mulyadi. Pembalap ini sukses mengamankan dua gelar juara pertama, masing-masing pada Kelas Bebek 2 Tak 125 cc Lokal Buleleng dan Kelas Bebek 2 Tak 116 cc Lokal Buleleng.
Selain itu, Mulyadi juga menambah koleksi podium dengan finis sebagai juara kedua pada Kelas Bebek 4 Tak 130 cc Lokal Buleleng, Kelas Matic 131 TU Lokal Singaraja, dan Kelas Matic 116 TU Lokal Singaraja.
Sumbangan podium juga datang dari Gede Pradanayasa. Ia berhasil meraih juara kedua pada Kelas Bebek 2 Tak 125 cc Lokal Buleleng dan juara ketiga pada Kelas Bebek 4 Tak 130 cc Lokal Buleleng.
Sementara itu, Kadek Galang Primadana turut menyumbang hasil positif. Ia finis sebagai juara kedua pada Kelas Bebek 2 Tak 116 cc Lokal Buleleng dan juara ketiga pada Kelas Bebek 2 Tak 125 cc Lokal Buleleng.
Galang juga mencatatkan hasil cukup baik dengan menempati posisi keempat pada Kelas Bebek 4 Tak 130 cc Lokal Buleleng dan Kelas Matic 131 TU Lokal Singaraja.
Pelatih balap motor IMI Buleleng, Moh Hafas atau yang akrab disapa Avas, mengaku bangga dengan pencapaian para atletnya. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan yang selama ini dijalankan mulai menunjukkan perkembangan positif.
Ia mengungkapkan, pada babak final Kadek Dwi sempat melakukan sedikit kekeliruan teknis saat bertarung dengan salah satu pembalap nasional yang tengah naik daun, Febrian M. Yusuf.
Namun secara keseluruhan, performa para pembalap Buleleng dinilai sangat kompetitif.
"Di hari kedua atau final, Kadek Dwi sempat melakukan sedikit kesalahan dalam mengontrol adrenalin saat bersaing dengan pembalap nasional Febrian M Yusuf yang sedang naik daun. Namun secara keseluruhan performa atlet sangat baik dan mampu bersaing ketat hingga finis," ujarnya.
Avas menilai kejuaraan tersebut menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus bahan evaluasi pembinaan ke depan. Bertemu pembalap-pembalap dari berbagai daerah dinilai memberikan pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh saat latihan rutin.
"Dari event ini kami banyak mendapatkan ilmu dan bahan evaluasi untuk program kerja IMI Buleleng ke depan," katanya.
Sebagai langkah lanjutan, IMI Buleleng berencana mengirim para atletnya mengikuti program try out ke sejumlah ajang balap bergengsi di Pulau Jawa pada Juli mendatang.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis, mental bertanding, serta jam terbang para pembalap muda Buleleng agar semakin siap bersaing di level yang lebih tinggi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya