RadarBuleleng.id - Kabar membanggakan datang dari dunia otomotif di Bali. Salah satu sepeda motor modifikasi karya AMS Garage akan dibawa pameran keliling dunia.
Sepeda motor itu akan ditampilkan dalam ajang Royal Enfield Custom World Tour yang akan berlangsung di sejumlah negara mulai Desember 2024 hingga November 2025 mendatang.
Sepeda motor yang dipermak oleh AMS Garage sebenarnya memiliki basis sepeda motor Royal Enfield Super Meteor 650.
Modifikator di AMS Garage memodifikasi sepeda motor itu dengan sentuhan tradisional bagger. Gaya itu terinspirasi dari budaya lowrider pengendara motor di Amerika Serikat.
Untuk modifikasi kendaraan tersebut, tim AMS Garage memadukan lengan ayun depan dengan air suspension fork.
Demi memberikan kesan gahar namun tetap menawan, AMS Garage memberikan sentuhan body work dengan gaya hardtail. Gaya itu biasanya identik dengan sepeda motor chopper.
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik di Bali Meroket, Kota Denpasar Tertingi
Menambah kesan unik, mereka juga memberikan hand-brushed dan hand-polished yang menciptakan tampilan halus sekaligus tajam.
Dengan keseluruhan proses modifikasi itu, mereka memberi nama karya modifikasi tersebut dengan nama “Phoenix”.
Untuk keseluruhan pengerjaan, para modifikator menghabiskan waktu hingga 6 bulan.
Kerja keras itu terbayar. Para builder berhasil menyabet gelar juara di kategori utama Free For All (FFA). Mereka juga berhak menjadi wakil Indonesia pada ajang Royal Enfield Custom World.
Founder AMS Garage, Ajus Mulyawarman mengatakan, main dealer Royal Enfield biasanya memilih 3-5 orang builder untuk terlibat dalam modifikasi.
"Setiap tahun ada reward untuk satu motor yang akan berhak world tour dan akan dipajang di setiap event custom show," kata Ajus saat ditemui di Dharma Negara Alaya, Denpasar, kemarin (18/11/2024).
Ajus menceritakan, proses modifikasi itu memang terinspirasi dari burung Phoenix yang merupakan burung mitologi Yunani. Burung itu menjadi simbol kebangkitan dan pembaruan.
"Kami ingin menciptakan sesuatu yang otentik sekaligus berbeda. Detail pada frame dan bodywork menjadi fokus utama untuk menonjolkan keindahan gaya tradisional," jelasnya.
Ia menyebut keberhasilan AMS Garage menembus ajang internasional bagaikan impian yang menjadi nyata.
“Ini adalah impian dari seluruh builder Indonesia yang ingin menampilkan karyanya di seluruh dunia," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Denpasar, Putu Yuliartha dalam mengapresiasi keberhasilan AMS Garage. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa builder-builder yang ada di Bali, khususnya Denpasar, punya potensi yang besar.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada teman-teman yang sudah berkontribusi dalam pergerakan kreativitas ini," ujar pria yang akrab disapa Lengkong itu.
Adapun sepeda motor modifikasi itu akan ditampilkan pada sejumlah ajang. Yakni Yokohama Hot Rod Custom Show 2024 di Tokyo, Jepang; One Moto Show 2025 di Portland, Amerika Serikat; Bike Shed 2025 di London, Inggris; Wheels and Waves 2025 di Perancis; Malle Mile 2025 di London; Art of Speed 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia; Kustom Fest 2025 di Jogja; dan Eicma 2025 di Milan, Italia. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya