Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

BBM Makin Mahal, Penggunaan Kendaraan Listrik Makin Diminati di Buleleng

Francelino Junior • Jumat, 19 Juni 2026 | 09:30 WIB
KENDARAAN LISTRIK: Suasana pengisian energi kendaraan listrik di SPKLU PLN Singaraja. (PLN Bali Utara)
KENDARAAN LISTRIK: Suasana pengisian energi kendaraan listrik di SPKLU PLN Singaraja. (PLN Bali Utara)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Tren penggunaan kendaraan listrik di Bali Utara menunjukkan pertumbuhan signifikan. 

Hal ini terlihat dari melonjaknya jumlah pengguna Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PT PLN (Persero) yang dalam sebulan terakhir meningkat hingga dua kali lipat.

Data PLN mencatat, jumlah pelanggan SPKLU roda empat di Bali Utara naik dari 46 pengguna pada April 2026 menjadi 92 pengguna pada Mei 2026. 

Lonjakan tersebut menjadi sinyal semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi yang praktis, hemat energi, dan ramah lingkungan.

Pertumbuhan pengguna kendaraan listrik ini juga tak lepas dari semakin tersedianya infrastruktur pendukung yang memadai. 

Kehadiran SPKLU di sejumlah titik strategis dinilai mampu memberikan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik, termasuk wisatawan yang melakukan perjalanan menuju berbagai destinasi di Bali Utara.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Singaraja, Mikhael Vidi Santoso, mengatakan peningkatan jumlah pengguna SPKLU menunjukkan perkembangan positif ekosistem kendaraan listrik di wilayah Bali Utara.

“Kenaikan jumlah pengguna SPKLU dari 46 pelanggan pada April menjadi 92 pelanggan pada Mei menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan kendaraan listrik. PLN berkomitmen menyediakan infrastruktur pengisian daya yang andal dan mudah diakses untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata berkelanjutan di Bali Utara,” ujarnya.

Menurut Mikhael, keberadaan SPKLU tidak hanya memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam melakukan perjalanan jarak jauh, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong transportasi rendah emisi di Bali.

Dengan jaringan pengisian daya yang semakin mudah dijangkau, pengguna kendaraan listrik kini dapat bepergian lebih nyaman tanpa dihantui kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.

Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Aris Yulianto, pengguna kendaraan listrik asal Denpasar yang sempat mengisi daya di SPKLU PLN ULP Singaraja. 

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat membantu mobilitas wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Buleleng.

“Adanya SPKLU di Singaraja membuat perjalanan saya lebih tenang dan nyaman. Proses pengisian daya juga cepat dan mudah sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan,” ungkapnya.

PLN pun optimistis tren penggunaan kendaraan listrik akan terus meningkat seiring bertambahnya infrastruktur pengisian daya dan kesadaran masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan. 

Selain memberikan efisiensi biaya operasional bagi pengguna, kendaraan listrik juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dan mendukung target transisi energi nasional. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #kendaraan listrik #spklu #buleleng #pln