Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dinas Pariwisata Buleleng Berambisi Raih Rp 10 Miliar Pada Tahun 2024, Apa Strateginya?

Eka Prasetya • Senin, 8 Januari 2024 | 13:30 WIB

 

DESTINASI UNGGULAN: Salah satu objek wisata air terjun di Buleleng.
DESTINASI UNGGULAN: Salah satu objek wisata air terjun di Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng pasang target ambisius. Mereka memasang target retribusi pariwisata sebanyak Rp 10 miliar pada tahun 2024.

Target itu terbilang ambisius, karena Buleleng bukan destinasi utama pariwisata di Bali.

Sebagai ilustrasi saja, pada tahun 2023 lalu retribusi yang ditarget sebanyak Rp 4,5 miliar. Namun hanya terealisasi sebanyak Rp 3,37 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengaku sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk meraih target tersebut.

Diantaranya melalui langkah intensifikasi dengan cara mengoptimalkan media promosi dan pembinaan pengelola Daya Tarik Wisata (DTW). Serta melakukan penjajakan destinasi baru sehingga dapat menambah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai perbandingan saja, pada tahun ini ada 25 DTW yang menjadi objek retribusi. Bertambah banyak bila dibandingkan dengan tahun 2023 lalu yang hanya sebanyak 10 DTW.

Hal tersebut tentunya diharapkan harus berbanding lurus dengan pembenahan tata kelola DTW seperti mendorong untuk berbadan hukum dan legalitas usaha, serta digitalisasi pemasaran.

“Penyempurnaan pengelolaan DTW, diharpakan berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyrakat daerah disekitar DTW dan pengelola DTW,”terangnya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#destinasi bali #pariwisata #retribusi pariiwisata #pendapatan daerah #wisata buleleng #pariwisata buleleng