Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pikat Wisatawan, Tawarkan Paket Perjalanan Tour Bali Aga. Apa Istimewanya?

Eka Prasetya • Rabu, 17 Januari 2024 | 00:42 WIB

POTENSI WISATA: Seorang wisatawan belajar menganyam saat mengunjungi sentra kerajinan bambu di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar.
POTENSI WISATA: Seorang wisatawan belajar menganyam saat mengunjungi sentra kerajinan bambu di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar.
 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kabupaten Buleleng punya potensi besar di bidang pariwisata. Hanya saja belum bisa digarap dengan maksimal.

Kendala aksesibilitas, waktu tempuh, hingga promosi yang terbatas menjadi masalah klasik yang dihadapi.

Terkini, Dinas Pariwisata Buleleng menawarkan paket pariwisata baru. Yakni paket perjalanan wisata Tour Bali Aga.

Lewat paket perjalanan tersebut, wisatawan diajak menyusuri potensi pariwisata di kawasan Desa Bali Aga yang ada di Kecamatan Banjar.

Desa-desa itu mencakup Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyuseri. Kelima desa tersebut bertetangga dan berada dalam satu kawasan.

Rencananya paket tour tersebut akan ditawarkan kepada para wisatawan yang liburan menggunakan kapal pesiar.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata Buleleng, Agus Widya Saputra mengatakakan, paket itu akan segera ditawarkan pada agen perjalanan wisata kapal pesiar.

“Karena kapal pesiar ini berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, maka kami berusaha mengoptimalkan wisatawan itu berkunjung ke destinasi-destinasi yang ada di Buleleng,” ujar Agus.

Menurutnya kawasan Bali Aga punya potensi yang sangat besar dengan ragam tematik kunjungan. Mulai dari wisata budaya, kuliner, kerajinan, hingga edukasi.

Wisata budaya misalnya, para wisatawan dapat menikmati budaya-budaya khas Bali Aga yang menarik dan berbeda dengan wilayah lainnya di Bali.

Sementara dalam hal kuliner, kawasan Bali Aga dikenal sebagai desa yang menghasilkan gula merah unggul. Mereka juga memiliki hidangan yang diberi nama sate keladi. Hidangan itu menggoyang lidah.

Itu belum termasuk kopi. Mengingat di kawasan Bali Aga setidaknya ada dua brand kopi yang dikenal luas, yakni Kopi Moola Pedawa serta Kopi Kejapa Tigawasa yang digandrungi wisatawan.

Tema lainnya, yakni wisata kerajinan. Kawasan Bali Aga merupakan desa yang menghasilkan kerajinan berbahan dasar bambu.

Sementara dalam hal edukasi, ada sejumlah komunitas-komunitas di kawasan Bali Aga yang concern di bidang edukasi. Sebut saja Komunitas Kayoman Pedawa serta Balawa Pedawa.

“Semua potensi itu sudah kami petakan. Harapan kami bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak,” imbuhnya.

Meski begitu ia mengakui ada sejumlah tantangan yang dihadapi. Jalur menuju kawasan Bali Aga cukup menantang. Kendaraan seperti bus tidak bisa digunakan menuju kawasan tersebut.

 “Memang kondisi jalan sepanjang paket Bali Aga tidak mendukung untuk dilalui oleh bus. Kami akan berusaha menyediakan armada yang lebih kecil agar dapat melewati jalur Bali Aga,” ujarnya. (*)

 

Editor : Eka Prasetya
#bali aga #banyuseri #cempaga #sidatapa #Banjar #pariwisata #wisatawan #tigawasa #PEDAWA #buleleng #dinas pariwisata buleleng