RadarBuleleng.id - Wahanan permainan di permainan anak, Time Zone, diserbu anak. Peningkatan kunjungan bahkan mencapai 50 persen.
Peningkatan kunjungan itu didominasi oleh siswa sekolah dasar. Selain itu ada juga siswa SMP dan SMA. Beberapa diantaranya juga anak kuliahan.
Deputy GM Operations The Entertainment and Education Grup (Time Zone), Paulus Gurning mengatakan, kunjungan ke Timezone cenderung meningkat pada momen liburan sekolah.
Menurutnya saat libur sekolah, anak-anak enggan berwisata ke pantai atau destinasi wisata lainnya.
Mereka lebih memilih melepas penat di mall, lalu menghabiskan waktu memainkan wahana permainan.
"Anak-anak yang tidak suka pantai atau lokasi liburan, biasanya memilih main ke wahana game seperti Timezone," katanya.
Baca Juga: Astungkara! Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali Meningkat, Didominasi Wisman dari Australia
Selain saat momentum libur sekolah, kunjungan juga meningkat tajam pada momen hari raya, khususnya saat Idul Fitri.
"Ada juga saat lebaran, dan yang kenaikan cukup tinggi itu di liburan akhir tahun. Bisa naik 40 sampai 50 persen," imbuhnya.
Lebih lanjut Paulus mengatakan, wahana di Time Zone lebih ramah terhadap anak. Di wahana tersebut, orang tua bisa menemani anak bermain.
Baca Juga: Tiket Masuk Jatiluwih Naik, Berikut Harga Terbaru Tiket bagi Wisatawan
Dengan pendampingan orang tua, dia yakin anak bisa berinteraksi dengan lebih intens dengan orang tua. Selain itu anak juga akan berinteraksi dengan intens dengan anak-anak lain seusianya.
Rencananya dalam waktu dekat, pihaknya akan membuka Time Zone anyar di Mall Bali Galeria.
Kehadiran wahana baru ini diharapkan bisa menambah variasi lokasi wahana permainan anak di kawasan Denpasar dan Badung. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya